Gubernur Riau Terjaring OTT KPK, Pemprov Angkat Bicara

2026-01-12 13:04:37
Gubernur Riau Terjaring OTT KPK, Pemprov Angkat Bicara
PEKANBARU, - Gubernur Riau, Abdul Wahid, dikabarkan terjaring operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin .Informasi awal menyebutkan, OTT tersebut berawal di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Riau.Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Riau, Teza Darsa, saat dihubungi wartawan, mengungkapkan bahwa pihaknya belum mendapatkan informasi yang jelas mengenai situasi tersebut."Kita tidak tahu bagaimana sebenarnya yang terjadi," kata Teza melalui sambungan telepon pada Senin malam.Baca juga: TKD Dipangkas, Gubernur Riau: Berdampak ke Kualitas PembangunanTeza mengonfirmasi adanya kegiatan KPK di Dinas PUPR Riau, tetapi menekankan bahwa Abdul Wahid hanya dimintai keterangan."Kami tahunya beliau dimintai keterangan. Belum bisa dipastikan OTT," jelasnya.Selain itu, Teza menambahkan, Pemprov Riau akan bekerja sama dengan KPK terkait kegiatan pemerintah di wilayahnya."Kami akan bekerjasama dengan baik dengan KPK kalau ada kegiatan pemerintah," tambahnya.Hingga saat ini, belum ada informasi lebih lanjut mengenai kasus apa yang menjadi fokus KPK dalam OTT di Riau.Baca juga: Demi PAD dan Infrastruktur, Gubernur Riau Wajibkan Seluruh Kendaraan Usaha Berpelat BMBerita sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Riau pada Senin . Informasi tersebut dibenarkan oleh Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto saat dikonfirmasi Kompas.com.“Benar,” kata Fitroh.Fitroh juga membenarkan bahwa operasi senyap itu turut menangkap beberapa orang, termasuk Gubernur Riau Abdul Wahid.“Salah satunya (Gubernur Riau Abdul Wahid),” ujarnya.Namun hingga saat ini, KPK belum mengungkap kasus apa yang menyeret Abdul Wahid.Sementara itu, juru bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan KPK menangkap 10 orang dalam OTT ini.“Benar, ada kegiatan tangkap tangan yang KPK lakukan di wilayah Provinsi Riau. Saat ini, atau sampai dengan saat ini, ada sekitar sejumlah 10 orang yang diamankan dalam kegiatan tangkap tangan,” kata Budi.Budi mengatakan, saat ini tim KPK masih berada di lapangan. Dia memastikan akan memberikan informasi terbaru terkait operasi senyap.“Tim masih di lapangan dan masih terus berprogres, jadi nanti kita akan terus update perkembangannya,” ujarnya.


(prf/ega)