Danantara Diminta Bantu Pembiayaan KEK di Indonesia Timur

2026-01-14 02:08:57
Danantara Diminta Bantu Pembiayaan KEK di Indonesia Timur
JAKARTA, - Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal Dewan Nasional KEK, Rizal Edwin Manansang, meminta BPI Danantara untuk turut mendukung investasi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), khususnya di wilayah Indonesia Timur.Menurut Edwin, hal ini telah didiskusikan oleh Danantara. Namun terkait skema investasi keterlibatan BPI Danantara dalam pembiayaan KEK saat ini masih berada pada tahap pembahasan awal."Waktu itu ada instruksi dari Bapak Presiden untuk membantu, khususnya KEK-KEK yang ada di Indonesia Timur. Memang ada sedikit permasalahan karena aksesibilitas ke sana agak susah, baik dari sisi transportasi maupun infrastruktur," ujar Edwin kepada awak media di Jakarta, Selasa .Baca juga: MUFG dan Danantara Dorong Kolaborasi Investasi Jepang–IndonesiaMenurutnya arahan Presiden Prabowo Subianto muncul karena wilayah tersebut masih menghadapi tantangan besar, khususnya dari sisi aksesibilitas dan infrastruktur penunjang.Maka dukungan Danantara diharapkan dapat mempercepat pengembangan kawasan sehingga aktivitas ekonomi KEK di Indonesia Timur dapat terus bertumbuh.Edwin menegaskan bahwa realisasi skema tersebut masih membutuhkan pembahasan lanjutan antara Danantara dan berbagai kementerian serta lembaga terkait."Ini masih perlu pembahasan yang lebih mendalam, karena kemarin baru ada arahan. Jadi perlu ada diskusi bersama lagi antara Danantara dan kementerian/lembaga terkait," pungkasnya.Baca juga: Danantara Indonesia Fokus Investasi Strategis untuk Dorong Dampak Ekonomi NasionalSebelumnya, hingga kuartal III-2025, total realisasi investasi kumulatif di 25 KEK mencapai Rp 314 triliun. Realisasi investasi pada tahun ini saja sudah menyentuh sekitar Rp 60 triliun hingga kuartal III-2025.Secara kumulatif, sebanyak 237.000 pekerjaan baru tercipta sejak KEK mulai beroperasi.Khusus tahun 2025, jumlahnya mencapai 79.000 lapangan kerja baru, jauh melampaui target awal sekitar 45.000 pekerja.“Yang jelas, sampai saat ini kumulatif investasi kita di KEK itu Rp 314 triliun. Tahun ini saja kita sudah bisa mencapai sekitar Rp 60-an triliun,” kata Rizal dalam Indonesia SEZ Business Forum 2025 pada Selasa .


(prf/ega)