Kenali 7 Makanan Anti-inflamasi yang Bantu Jaga Tubuh Tetap Sehat

2026-02-03 17:41:43
Kenali 7 Makanan Anti-inflamasi yang Bantu Jaga Tubuh Tetap Sehat
- Peradangan atau inflamasi sebenarnya merupakan bagian penting dari sistem pertahanan tubuh. Dalam kondisi akut dan jangka pendek, inflamasi membantu tubuh melawan infeksi dan mempercepat penyembuhan luka. Namun, inflamasi kronis yang berlangsung lama justru berbahaya dan dapat memicu berbagai penyakit serius.Menurut ahli gizi Vincci Tsui, RD, inflamasi kronis berkaitan dengan komplikasi kesehatan jangka panjang, misalnya kanker, diabetes, penyakit autoimun, hingga gangguan neurodegeneratif seperti Alzheimer dan Parkinson.Kabar baiknya, pola makan berperan besar dalam mengendalikan peradangan. Sejumlah makanan terbukti memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat membantu menekan risiko tersebut. Ada apa saja? Simak selengkapnya!Baca juga: Apa yang Dimaksud dengan Inflamasi? Ini Penjelasannya...Kunyit dikenal sebagai salah satu rempah dengan efek anti-inflamasi paling kuat dan telah banyak diteliti. Warna kuning cerahnya berasal dari kurkumin, senyawa aktif yang termasuk kelompok polifenol dan berperan besar dalam melawan peradangan.“Manfaat anti-inflamasi kunyit cukup berbasis bukti ilmiah,” ujar Desiree Nielsen, RD, seorang pengembang resep yang berfokus pada nutrisi nabati, dilansir dari SELF Magazine, Senin .Ia menjelaskan, kurkumin membantu menghambat jalur inflamasi di dalam tubuh. Kunyit bisa ditambahkan ke berbagai masakan, seperti sup, kari, tumisan, atau bahkan smoothie. Nielsen menyarankan konsumsi sekitar setengah hingga satu sendok teh kunyit per hari. Namun, ia mengingatkan agar berhati-hati dengan suplemen kunyit dosis tinggi karena dapat berdampak buruk pada hati.Baca juga: Resep Jamu Kunyit Asam untuk Diet, Minuman Segar Bakar Lemak AlamiFreepik/azerbaijan_stockers SeratMinyak yang berasal dari tumbuhan, seperti minyak zaitun dan minyak alpukat, menjadi komponen penting dalam pola makan anti-inflamasi. Menurut Nielsen, minyak nabati membantu menurunkan peradangan karena kandungan lemak tak jenuhnya yang lebih sehat dibandingkan lemak jenuh.Selain itu, minyak zaitun extra virgin kaya akan polifenol yang mendukung jalur anti-inflamasi. Konselor makan intuitif bersertifikat yang berbasis di Kanada, Vincci Tsui, RD menambahkan, pola makan yang tinggi akan minyak zaitun, seperti diet Mediterania, terbukti berkaitan dengan tingkat peradangan yang lebih rendah.Meski kerap menuai kontroversi, minyak biji-bijian seperti kanola dan kedelai tetap dianggap bermanfaat karena mengandung omega-6 dan sebagian omega-3, selama digunakan sebagai pengganti lemak jenuh seperti mentega.Baca juga: Cara Singapura Batasi Garam dan Lemak Jenuh pada MakananKacang-kacangan termasuk makanan yang hampir selalu masuk dalam indeks diet anti-inflamasi. Kandungan serat, lemak sehat, serta mineral seperti selenium membuat kacang menjadi pilihan camilan yang menyehatkan.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Balai Gakkumhut Wilayah Jabalnusra telah melakukan penelusuran lapangan pada Minggu, 25 Oktober 2025. Titik yang diduga tambang ilegal berada di Desa Prabu, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, sekitar 11 km (±30 menit) dari Sirkuit Mandalika. Verifikasi awal menunjukkan tambang rakyat di APL ±4 hektare yang berbatasan dengan Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Prabu.Ekspansi sawit memperlihatkan bentuk lain dari keyakinan berlebihan manusia. Sawit dijanjikan sebagai motor ekonomi baru tetapi kita jarang bertanya mengapa keberhasilan ekonomi harus selalu diukur dengan skala penguasaan lahan.Dengan mengganti keanekaragaman hutan menjadi monokultur sawit manusia sedang menghapus ingatan ekologis bumi. Kita menciptakan ruang yang tampak hijau tetapi sebenarnya mati secara biologis. Daun daun sawit yang tampak subur menutupi kenyataan bahwa di bawahnya berkurang kehidupan tanah yang dulu kaya mikroorganisme.Kita menggantikan keindahan struktur alam dengan pola bisnis yang mengabaikan kerumitan ekologis. Sebuah bentuk kesombongan manusia yang percaya bahwa alam akan selalu menyesuaikan diri tanpa batas.Tambang adalah babak lain dari cerita yang sama tetapi dengan luka yang lebih dalam. Kawasan tambang yang menganga seperti tubuh bumi yang dipaksa menyerahkan organ vitalnya bukan karena kebutuhan manusia tetapi karena ketamakan ekonomi. Kita menukar keindahan hutan tropis dengan bongkahan mineral yang akan habis dalam beberapa tahun.Kita merusak sungai yang mensuplai kehidupan masyarakat setempat demi bahan baku industri global. Namun politik pembangunan sering memandang aktivitas tambang sebagai harga yang wajar untuk kemajuan nasional. Dalam kenyataan sesungguhnya tambang meninggalkan ruang kosong yang tidak bisa sepenuhnya pulih bahkan setelah beberapa generasi.Baca juga: Mengapa Perkebunan Sawit Merusak Lingkungan?Inilah ironi dari proyek kemajuan yang terlalu yakin pada dirinya sendiri. Ia lupa bahwa bumi memiliki daya dukung yang terbatas dan bahwa setiap luka ekologis akan kembali menghantam manusia. Jika kita melihat seluruh fenomena ini dengan lensa filsafat sains maka krisis lingkungan Indonesia bukan semata masalah teknis tetapi masalah epistemologis.Kita salah memahami posisi kita dalam alam. Kita bertindak seolah lebih tahu daripada alam sendiri. Kita percaya bahwa teknologi mampu mengatasi semua masalah padahal teknologi hanya memberikan solusi pada sebagian kecil dari apa yang kita rusak.

| 2026-02-03 20:47