Tim Medis Unair Tiba di Aceh Tamiang, Tak Ada Satupun Faskes yang Bisa Dimanfaatkan

2026-01-13 05:50:41
Tim Medis Unair Tiba di Aceh Tamiang, Tak Ada Satupun Faskes yang Bisa Dimanfaatkan
  - Universitas Airlangga (Unair) turut menangani korban banjir dan tanah longsor Sumatera, tepatnya di Kabupaten Aceh Tamiang.Fakultas Kedokteran (FK) menggerakkan Unit Siaga Bencana sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi darurat yang dialami warga di beberapa titik pengungsian.“Sebagai bagian dari bangsa, FK Unair tidak dapat berdiam diri. Tim tenaga kesehatan kami siapkan untuk memberikan bantuan korban banjir dan longsor Sumatera,” kata Prof. Dr. Eighty Mardiyan K dokter Sp.OG SubSp.Urogin RE selaku Dekan FK Unair, dikutip dari situs resmi kampus, Senin .Baca juga: Terlibat di Kelas Psikososial, Mendikdasmen Bacakan Dongeng untuk Murid Korban Banjir SumbarTim medis merupakan gabungan dari FK Unair, RS Unair dan RSUD dr Soetomo. Mereka adalah dr. M Hardian Basuki Sp.OT (K), dr. Airi Mutiar, SpAn (K), dr. Arya Wiradewa, dr. Yehezkiel Edward dan dr. Zulfikar Loka Wicaksana.Prof. Eighty menyampaikan bahwa tim berangkat melalui jalur darat melewati Medan pada Jumat .Berdasarkan laporan dari tim sesampainya di sana, kondisi Aceh Tamiang cukup menyedihkan karena tidak ada satupun fasilitas kesehatan yang bisa dimanfaatkan.Baca juga: Unhas Kirim Tim Medis ke 3 Wilayah di Sumatera Bantu Korban BanjirKOMPAS.COM/MASRIADI SAMBO Rumah warga rusak akibat banjir di Desa Seunuddon, Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara, Jumat Dokter Airi menyebut perlu koordinasi dengan pihak pemerintah. Diskusi pun dilaksanakan dengan Wakil Bupati Aceh Tamiang terkait rencana pendirian pos kesehatan.“Ada sebuah klinik yang akan kami manfaatkan dan telah mendapat izin pemilik. Semoga ini dapat menjawab kebutuhan terkait pelayanan kesehatan pasca-bencana,” ungkap dokter Airi.Tenaga kesehatan dan obat-obatan tak lupa disiapkan untuk mendukung layanan kesehatan.Baca juga: UGM Buka Peluang Penyesuaian UKT Mahasiswa Terdampak Banjir Aceh-SumateraUnair menyatakan akan terus memperluas dukungan untuk penanganan bencana banjir dan longsor Sumatera.Termasuk, mengirim tim kesehatan lanjutan, bantuan logistik, dan tim lain yang diperlukan.


(prf/ega)