PB XIV Hamengkunegoro Beri Penjelasan Soal Struktur Bebadan Baru Keraton Surakarta

2026-01-12 16:02:57
PB XIV Hamengkunegoro Beri Penjelasan Soal Struktur Bebadan Baru Keraton Surakarta
SOLO, - Pakubuwono (PB) XIV Hamengkunegoro memberikan penjelasannya terkait pembentukan struktur bebadan baru di Keraton Surakarta.Penjelasan itu disampaikan seusai melaksanakan Salat Jumat di Masjid Agung Solo, Jawa Tengah, Jumat ."Setiap generasi kan pasti punya waktunya, kesempatannya masing-masing. Jadi saya kira semua hal yang dilakukan dengan niat baik hasilnya pasti akan menjadi baik," kata PB XIV Hamengkunegoro.Baca juga: Susunan Bebadan Keraton Surakarta di Bawah Kepemimpinan Pakubuwono XIV HamengkunegoroMengenai pembentukan bebadan baru di Keraton Surakarta, PB XIV Hamengkunegoro menyatakan bahwa ia telah berkomunikasi dengan kakak laki-laki tertua, KGPH Hangabehi."Baik, saya komunikasi, saya adiknya. Saya berkeluarga dengan baik," ujar dia.Pembentukan bebadan ini sebagai langkah strategis Raja untuk memperkuat tata kelola, memulihkan marwah, dan menegaskan kembali posisi Karaton sebagai pusat peradaban Jawa yang hidup, berwibawa, dan berorientasi masa depan.Berdasarkan keterangan yang diterima pada Rabu , Juru Bicara S.I.S.K.S. Paku Buwono XIV, KPA Singonagoro, mengatakan bahwa struktur baru tersebut disusun melalui proses matang dengan menggabungkan unsur tradisional, akademik, profesional, serta keahlian lintas disiplin.Penempatan para sesepuh dan tokoh adat dalam jajaran Paranpara Nata sebagai penasihat utama Raja menunjukkan penghormatan mendalam Sinuwun kepada kebijaksanaan para leluhur yang menjadi ruh dalam setiap kebijakan Karaton."Pada saat bersamaan, kehadiran Staf Khusus Raja dari kalangan profesor, pakar, dan ahli multidisiplin mencerminkan modernisasi tata kelola yang lebih adaptif terhadap perkembangan zaman," kata dia.Dalam struktur yang telah disahkan, KPAA Sugeng Nugroho Dwijonagoro dipercaya sebagai Sekretaris Pribadi Raja, sementara KPA Singonagoro ditetapkan sebagai Juru Bicara resmi Sinuwun Pakoe Boewono XIV.Di bidang hukum, Sang Raja memperkuat fondasi keraton melalui pembentukan Lembaga Hukum Raja yang diisi oleh dua figur, yakni KP Teguh Satya Bhakti, mantan hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (TUN) Jakarta, dan KP Sionit T. Martin Gea, seorang lawyer.Kehadiran keduanya diyakini mampu memperkuat legitimasi, ketertiban regulasi adat, serta perlindungan hukum Karaton di era kepemimpinan PB XIV."Pengesahan struktur Bebadan ini menghadirkan suasana penuh optimisme di lingkungan Karaton. Perpaduan unsur budaya, adat, profesionalisme, serta kepakaran modern memberikan wajah baru bagi organisasi Karaton yang lebih kuat secara struktural dan lebih luas jangkauan perannya," ujar KPA Singonagoro.Terpisah, KGPH Hangabehi enggan mengomentari terkait pembentukan struktur bebadan baru Keraton Surakarta yang dilakukan PB XIV Hamengkunegoro."Belum ingin berkomentar. Ini baru fokus ibadah saja," ujar KGPH Hangabehi.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

YouTube menyediakan laman Family Center untuk membantu orangtua memantau penggunaan YouTube akun anak-anak mereka. Di laman itu, terdapat pilihan untuk menambahkan profil YouTube Kids dan akun YouTube anak remaja mereka, sebagai akun yang diawasi.Laman Family Center sering digunakan oleh orangtua dengan anak berusia di bawah 18 tahun. Di laman ini, ada pengingat Take a Break dan Bedtime yang sudah aktif secara otomatis untuk pengguna berusia di bawah 18 tahun.Pengingat Take a Break adalah notifikasi yang mengingatkan pengguna untuk beristirahat sejenak dari melihat layar HP, sedangkan Bedtime adalah notifikasi yang mengingatkan anak bahwa waktu tidur mereka akan tiba dan mereka harus bersiap-siap untuk beristirahat.Sebagai pelengkap dua hal tersebut, pada akhir tahun ini, YouTube berencana untuk memperluas fitur Shorts Daily Time Limit pada orangtua.Ayah dan ibu yang menggunakan akun yang memiliki akun yang akan diawasi, bisa secara proaktif menetapkan batas durasi menjelajah feed YouTube Shorts yang tidak bisa diabaikan.Ini merupakan tambahan dari hal lain yang sudah kami miliki yaitu pengingat 'Taking a Break' dan 'Bedtime', tutur Graham.Baca juga: Jangan Biasakan Anak Main HP Sebelum Tidur, Ini Dampaknya Dok. Freepik/Freepik Orangtua bisa gunakan fitur Shorts Daily Time Limit agar anak tidak lupa waktu menonton YouTube Shorts. Terkait fitur pembatasan durasi menjelajah feed YouTube Shorts, Graham mengatakan, hal ini bisa membantu anak memahami regulasi waktu penggunaan platform digital mereka.Jadi, ketika anak-anak scrolling Shorts, aplikasi akan 'menyundul' mereka (memberi notifikasi), yaitu intervensi kecil yang menurut pakar perkembangan anak penting dalam pengaturan diri anak-anak, tutur dia.Anak-anak tetap diizinkan untuk memegang kendali akan akun YouTube untuk mengakses feed YouTube Shorts, tapi mereka tidak akan lupa waktu seperti sebelumnya.Melalui fitur Shorts Daily Time Limit yang sudah diatur oleh orangtua, anak jadi paham bahwa mereka hanya boleh mengakses YouTube Shorts berapa lama, sehingga lambat laun sudah terbiasa dan dengan sendirinya bisa mengatur waktu mereka di YouTube.Baca juga: Jangan Biasakan Anak Makan Sambil Main HP, Ini Kata Psikolog

| 2026-01-12 13:50