Cerita Ansharuddin Melihat Tekad Ira Mengasuh Dua Anak dan Menjadi Ibu Bekerja

2026-01-14 06:55:04
Cerita Ansharuddin Melihat Tekad Ira Mengasuh Dua Anak dan Menjadi Ibu Bekerja
- Tidak banyak orang memahami betapa kompleksnya peran seorang ibu bekerja yang juga mendampingi dua anak dengan kebutuhan dan karakter yang berbeda.Namun bagi Ansharuddin Al Haq, semua perjuangan itu terlihat begitu jelas melalui sosok istrinya, Ira Farmawati."Perjuangannya sebagai ibu sangat banyak effort yang harus dikeluarkan baik itu sebelum berkarir atau bahkan setelah berkarir, di mana selalu ada untuk anak anak saya terutama si cikal yang special dan aktif sekali dari jaman balita. Saya tau capeknya seperti apa dan saya bisa rasakan terutama mengingat latar belakang sang istri yang merupakan anak tunggal," ungkap Ansharuddin saat dihubungi Kompas.com, belum lama ini.Setiap hari, ia menyaksikan bagaimana Ira membagi tenaga, waktu, dan perasaan untuk keluarga, bekerja, dan dirinya sendiri, meski sering ia sendiri tidak punya ruang untuk beristirahat.Baca juga: Cerita Ira Menghadapi Rasa Bersalah sebagai Ibu Bekerja dengan Anak ADHDdok. Ira Farmawati Ira, ASN dengan anak ADHD, kerap dihantui rasa bersalah karena tak selalu hadir utuh untuk anak-anaknya. Perlahan, ia belajar menerima diri.Ira adalah seorang ASN di Pekalongan sekaligus ibu dari dua anak, salah satunya memiliki Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD).Sejak awal memiliki anak, Ansharuddin melihat bahwa proses menjadi ibu bukan sekadar tugas biologis, tetapi perjalanan emosional yang panjang.Menurutnya, Ira selalu menaruh effort besar dalam mengasuh anak-anak, bahkan sebelum ia meniti karier.Ia menyebut Ira terus berkembang menjadi ibu yang lebih sabar dan ulet, meski ia sendiri seorang introvert yang sebenarnya membutuhkan waktu untuk memulihkan energi.Namun demi anak-anak, banyak hal yang harus ia korbankan, termasuk me time yang sering kali hanya bisa dicuri-curi di tengah padatnya rutinitas."Kesabaran, ketekunan, dan semua effort yang dibutuhkan harus dikali dua karena adanya anak anak, tapi tetap istri jalani dengan baik dan terkadang momen me time sebagai introvert harus dikorbankan, karena harus ekstra dalam mengasuh dan membagi waktu dengan pekerjaan. Sejauh ini istri selalu berusaha memberikan yang terbaik dan berusaha," imbuhnya.Baca juga: Kisah Para Ibu Bekerja Menghadapi Dilema dan Rasa Bersalah Saat Menitipkan Anak ke DaycareSalah satu fase paling menguras tenaga adalah ketika Ira memutuskan untuk mengikuti seleksi CPNS.Saat itu, ia sedang mengandung anak kedua.Ira harus belajar di tengah kondisi fisik yang mudah lelah, melakukan persiapan tes sambil tetap mengurus anak, dan akhirnya menghadapi ujian tak lama setelah melahirkan."Perjuangannya luar biasa. Ia belajar sambil mengandung, dan tetap menjalani tes ketika tubuhnya belum sepenuhnya pulih setelah melahirkan. Itu momen di mana saya sangat melihat betapa kuatnya dia," kata Ansharuddin.Bagi Ansharuddin, perjalanan itu bukan hanya soal meraih pekerjaan tetap, tetapi tentang tekad Ira untuk memberi kehidupan yang lebih stabil bagi anak-anak.


(prf/ega)