SAMBAS, – Sebuah video yang memperlihatkan instalasi gawat darurat (IGD) Puskesmas Matang Suri, Kecamatan Jawai Selatan, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, tampak kosong saat seorang pasien membutuhkan pertolongan, viral di media sosial pada Minggu .Rekaman yang diunggah warga bernama Harun itu memicu kemarahan publik dan sorotan terhadap kualitas layanan kesehatan di daerah tersebut.Dalam video berdurasi singkat itu, Harun menyampaikan bahwa tidak ada satu pun petugas yang berada di IGD ketika pasien dalam kondisi darurat datang.“IGD kosong, padahal ada pasien darurat yang perlu ditangani secepatnya. Petugas tidak ada, ambulans pun tidak ada,” kata Harun.Baca juga: Kades di Sambas Dituduh Korupsi Dana Desa Rp 655 Juta, Habis untuk Judi OnlineHarun menuliskan bahwa akibat tidak adanya petugas berjaga, pasien tersebut meninggal dunia.Unggahan ini langsung menyebar luas dan memicu reaksi warganet yang mempertanyakan kesiapsiagaan tenaga medis di Puskesmas Matang Suri.Dalam rekaman, sejumlah warga terlihat berdiri di area puskesmas sementara ruang IGD kosong tanpa tenaga medis.Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas, Ganjar Eko Prabowo, menyatakan pihaknya segera melakukan penelusuran dan meminta klarifikasi dari pihak puskesmas.“Kami akan menelusuri kejadian ini dan memastikan evaluasi menyeluruh dilakukan. Pelayanan IGD harus selalu siap melayani masyarakat tanpa terkecuali,” ujar Ganjar.Baca juga: 61 Santri dan Pengasuh Ponpes Al Furqon Sambas Diduga Keracunan MakananGanjar menegaskan, jika ditemukan kelalaian atau pelanggaran prosedur, Dinkes Sambas tak akan segan mengambil langkah pembinaan hingga tindakan tegas sesuai ketentuan.Masyarakat berharap kasus ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah agar layanan kesehatan, terutama layanan darurat, tetap optimal dan dapat diakses kapan saja oleh warga yang membutuhkan pertolongan cepat.
(prf/ega)
IGD Puskesmas Kosong, Pasien Darurat Meninggal di Sambas
2026-01-11 23:16:53
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 23:02
| 2026-01-11 22:34
| 2026-01-11 21:57
| 2026-01-11 21:44










































