Kemenag Siapkan Rp 50 Miliar untuk Rehabilitasi Fasilitas Keagamaan Terdampak Bencana Sumatera

2026-01-12 04:20:35
Kemenag Siapkan Rp 50 Miliar untuk Rehabilitasi Fasilitas Keagamaan Terdampak Bencana Sumatera
JAKARTA, - Kementerian Agama (Kemenag) menyiapkan Rp 50 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk membantu rehabilitasi fasilitas keagamaan di Aceh dan Sumatera."Sebagai bentuk dukungan negara, Kemenag menyiapkan lebih dari Rp 50 miliar dari APBN untuk rehabilitasi fasilitas keagamaan yang rusak," ujar Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar dalam keterangan pers, Senin .Nasaruddin mengatakan, alokasi tersebut terdiri dari Rp 10,4 miliar dari Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Masyarakat Islam untuk membantu pemulihan 49 kantor urusan agama serta 61 masjid dan mushala.Baca juga: Kemendiktisaintek Targetkan Penanganan Bencana di Sumatera Rampung 31 DesemberKemudian, Rp 40,85 miliar dari Ditjen Pendidikan Islam untuk mendukung pemulihan madrasah dan lembaga pendidikan Islam terdampak banjir," ucapnya.Menurut Menag, pemetaan terhadap kerusakan dilakukan secara detail, mulai dari madrasah, masjid, musala, hingga rumah ibadah lainnya."Semua data sudah kami pegang dan terus kami update. Kami ingin memastikan layanan berbasis keagamaan kembali berjalan secepat mungkin. Ini tentang mengembalikan kehidupan masyarakat," ujar Nasaruddin.Nasaruddin menegaskan bahwa negara harus hadir secara nyata dalam membantu warga yang terdampak, terutama dalam pemulihan layanan keagamaan dan pendidikan.Baca juga: Kemenag Imbau Masjid Gelar Salat Gaib untuk Korban Bencana di Sumatera"Kami tentu bukan hanya berdoa. Perhatian kami harus diwujudkan secara konkret. Karena itu, Kementerian Agama bergerak cepat, mendata kerusakan, dan menyalurkan bantuan untuk memulihkan kembali aktivitas masyarakat," kata dia.Selain dukungan APBN, aliran bantuan dari masyarakat juga terus berdatangan.Hingga hari ini, total donasi yang dihimpun melalui Baznas, FOZ, Poroz, dan Kemenag Peduli telah mencapai Rp 104.335.712.000.Bantuan tersebut sedang disalurkan secara bertahap ke tiga provinsi terdampak, yakni Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.Baca juga: Prabowo Perintahkan Cari Tanah Negara untuk Lokasi Hunian Korban Bencana SumateraDiketahui, berdasarkan data BNPB per Minggu , sebanyak 921 orang dilaporkan meninggal dunia akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.Sementara itu, sebanyak 392 orang dilaporkan masih hilang kontak dan 975.079 orang mengungsi.Di Sumatera Utara, korban meninggal 329 orang dan hilang 82 orang.Kemudian di Sumatera Barat, yang meninggal dunia 226 orang dan yang hilang 213 orang.Untuk Aceh, 366 orang meninggal dunia, hilang 97 orang, dan mengungsi 914.202 orang.


(prf/ega)