– Tim arkeolog di Yerusalem berhasil mengungkap bagian terpanjang dan terutuh dari fondasi tembok kuno yang dibangun pada era Kerajaan Hasmonean, kerajaan Yahudi kuno yang erat kaitannya dengan peristiwa Hanukkah.Penemuan ini diyakini menyimpan jejak sejarah penting, termasuk dugaan adanya kesepakatan gencatan senjata antara penguasa Yahudi dan kekuatan Hellenistik lebih dari dua milenium silam.Atau kira-kira 2.100 tahun yang lalu peristiwa tersebut.Baca juga: Koin Emas Berusia 2.200 Tahun Ditemukan di Yerusalem, Menyibak Kehidupan Ratu MesirTembok yang baru ditemukan tersebut diperkirakan dibangun beberapa dekade setelah peristiwa Hanukkah, tepatnya pada masa pemerintahan Kerajaan Hasmonean sekitar abad ke-2 sebelum Masehi.Dalam tradisi Yahudi, Hanukkah berarti "persembahan", merujuk pada peresmian kembali Bait Suci di Yerusalem setelah pembebasan dari pendudukan asing.Hari raya Hanukkah diperingati selama delapan hari, dan tahun ini jatuh pada 14 Desember. Perayaan ini ditandai dengan penyalaan lilin setiap malam dan penyajian makanan khas seperti latkes atau panekuk kentang goreng yang menjadi simbol keajaiban minyak yang bertahan delapan malam.Tembok Hasmonean yang ditemukan membentang sepanjang hampir 50 meter dengan lebar sekitar 5 meter. Ukurannya sekitar setengah panjang lapangan sepak bola.Fondasi ini diperkirakan menopang tembok besar yang lebih tinggi dari tembok-tembok di kawasan Kota Tua Yerusalem saat ini.Sebagian besar struktur tembok Kota Tua yang masih ada saat ini merupakan peninggalan dari era Kesultanan Utsmaniyah.Baca juga: Cincin Emas Berusia 2.300 Tahun Ditemukan di Tempat Parkir YerusalemSementara itu, tembok Hasmonean mencakup wilayah yang jauh lebih luas dan dilengkapi sekitar 60 menara penjaga setinggi lebih dari 10 meter, sebagaimana disebutkan dalam catatan sejarah kuno.Salah satu temuan paling mencolok dari fondasi ini adalah bentuk pembongkarannya yang rapi dan seragam, tidak menunjukkan tanda-tanda kerusakan akibat perang atau pelapukan alam. Hal ini memunculkan dugaan kuat bahwa tembok tersebut dibongkar secara sengaja.Dr. Amit Re’em, arkeolog dari Otoritas Purbakala Israel, menyebutkan bahwa pembongkaran ini kemungkinan terkait perjanjian damai antara Raja Yahudi Yohanes Hyrcanus I dan Raja Hellenistik Antiokhus VII.Menurut sejarawan Yahudi kuno Flavius Yosefus, sekitar tahun 132–133 SM, Antiokhus VII mengepung Yerusalem. Untuk menghindari kehancuran, Hyrcanus I menyerahkan 3.000 talenta perak dan 500 sandera, termasuk saudaranya sendiri.Sebagai bagian dari kesepakatan, sang raja Yahudi harus membongkar tembok pertahanan yang dibangun pada masa ayahnya.Baca juga: Mengintip Isi Kuitansi dari Batu yang Berusia 2.000 Tahun di Yerusalem“Tulisan Yosefus mencatat bahwa setelah kesepakatan tercapai, mereka meruntuhkan tembok-tembok kota,” kata Re’em, dikutip dari AP News pada Selasa .
(prf/ega)
Tembok Kuno Yerusalem dari Era Hanukkah Ditemukan, Diduga Terkait Gencatan Senjata 2.100 Tahun Lalu
2026-01-12 06:03:01
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 06:30
| 2026-01-12 06:19
| 2026-01-12 05:47
| 2026-01-12 05:15
| 2026-01-12 04:16










































