Upaya Kalteng Tekan Migrasi yang Bisa Ciptakan Kemiskinan di Perkotaan...

2026-01-14 13:23:58
Upaya Kalteng Tekan Migrasi yang Bisa Ciptakan Kemiskinan di Perkotaan...
PALANGKA RAYA, - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mengambil langkah antisipatif terhadap migrasi penduduk dari wilayah perdesaan ke perkotaan.Tanpa keterampilan yang memadai, migrasi ini dikhawatirkan akan meningkatkan angka kemiskinan di kota-kota.Wakil Gubernur Kalteng, Edy Pratowo, menyoroti fenomena perubahan pola kemiskinan di daerah tersebut.Dia mengungkapkan bahwa angka kemiskinan di perkotaan kini lebih tinggi dibandingkan di perdesaan.Baca juga: 1.000 KPM Pemalang Resmi Lulus Graduasi, Bupati Anom: Energi Positif untuk Turunkan Kemiskinan“Sementara Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di kota menurun, tetapi justru meningkat di desa,” ujarnya saat membuka rapat koordinasi penanggulangan kemiskinan di Aula Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapperida) Kalteng, Palangka Raya, pada Kamis .Fenomena ini menunjukkan adanya ketimpangan dalam struktur ketenagakerjaan dan distribusi lapangan kerja antara wilayah perkotaan dan perdesaan.Kondisi ini, menurut Edy, menuntut penguatan penciptaan lapangan kerja di pedesaan untuk mengurangi migrasi penduduk ke kota.Baca juga: Penerima PKH di Sumenep Naik, padahal Angka Kemiskinan Turun“Karena perpindahan penduduk dari desa ke kota tanpa keterampilan memadai dapat menambah pengangguran dan memperburuk kemiskinan perkotaan,” tegasnya.Edy juga menekankan perlunya pembaruan data makro dan sektoral agar kebijakan yang diambil lebih responsif terhadap dinamika di lapangan.Selain itu, dia mengingatkan pentingnya melanjutkan penyusunan Rencana Penanggulangan Kemiskinan Daerah (RPKD) Provinsi Kalteng Tahun 2025–2029 sebagai pedoman lintas sektor.Dia menambahkan bahwa upaya penanggulangan kemiskinan harus sejalan dengan komitmen nasional dan global melalui Sustainable Development Goals (SDGs).“Tujuan utamanya adalah untuk mengakhiri kemiskinan dalam segala bentuknya, yang tidak hanya terkait keterbatasan finansial, tetapi juga akses pendidikan, layanan kesehatan, dan kualitas hidup secara umum,” tuturnya.Baca juga: Ingin Bereskan Kemiskinan lewat Pendidikan, Pemprov Kalteng Maksimalkan 1 Rumah 1 SarjanaKOMPAS.COM/AKHMAD DHANI Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kalteng Farid Wajdi saat diwawancarai awak media usai menghadiri rapat paripurna di Kantor DPRD Kalteng, Palangka Raya, Rabu .Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kalteng, Farid Wajdi, dalam kesempatan terpisah menyatakan bahwa penurunan angka kemiskinan melalui penciptaan lapangan kerja menjadi target pihaknya dalam lima tahun ke depan.“Kompetensi tenaga kerja lokal harus ditingkatkan agar bisa memenuhi kebutuhan dunia usaha dan industri yang ada di Kalteng. Hal itu merupakan bagian dari program Gubernur Kalteng untuk meningkatkan akses lapangan kerja bagi masyarakat, khususnya penduduk usia produktif,” jelasnya.Provinsi Kalteng memiliki tiga sektor industri unggulan, yaitu perkebunan kelapa sawit, pertambangan, dan kehutanan, yang membutuhkan tenaga kerja terampil.Farid menekankan pentingnya memaksimalkan Balai Latihan Kerja (BLK) untuk meningkatkan keterampilan tenaga kerja lokal.Baca juga: Pemkab Bogor Berhasil Tekan Angka Kemiskinan ke 6,25 Persen pada 2025“Jadi dalam meningkatkan akses lapangan kerja ini, Pak Gubernur meminta agar kuantitas dan kualitas pelatihan di BLK, dengan harapan kebutuhan tenaga kerja kompeten akan bisa kita penuhi,” katanya.Farid juga menyebutkan bahwa tahun ini, tingkat pengangguran terbuka di Kalteng sudah berada di bawah rata-rata nasional.“Namun, masih ada beberapa bidang pekerjaan yang belum bisa dimasuki oleh angkatan kerja di Kalteng karena kompetensinya terbatas,” pungkasnya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-01-14 12:57