DAMRI Imbau Masyarakat Hati-hati Modus Penipuan Tiket

2026-01-11 23:07:03
DAMRI Imbau Masyarakat Hati-hati Modus Penipuan Tiket
JAKARTA, - Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, DAMRI mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap berbagai modus penipuan yang sering meningkat pada musim puncak perjalanan.Penipuan tiket, pemalsuan akun layanan pelanggan, hingga tawaran harga di luar kewajaran masih menjadi ancaman bagi pelanggan yang melakukan pemesanan melalui jalur tidak resmi.Head of Corporate Communication DAMRI, P. Septian Adri S, menyampaikan bahwa kewaspadaan pelanggan sangat penting untuk memastikan keamanan transaksi.“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati terhadap segala jenis modus penipuan. Pemesanan tiket melalui jalur resmi merupakan cara terbaik untuk mendapatkan harga yang sesuai, layanan yang terjamin, serta menghindari risiko penipuan,” katanya dikutip dari keterangan resmi, Senin .Baca juga: Daftar Mobil Listrik Kecil Bisa Jalan Jakarta–Bandung Tanpa Isi DayaAdapun beragam modus yang kerap muncul, seperti permintaan transfer ke rekening pribadi dan penawaran tiket dengan harga tidak wajar.Selain itu, sering mencantumkan nomor telepon pribadi pada titik Google Maps alamat titik keberangkatan dan mengaku sebagai agen resmi.Dokumentasi Damri. Potret bus Damri yang melayani rute Pontianak-Palangkaraya. Untuk menjaga keamanan selama masa liburan, DAMRI mengajak pelanggan untuk selalu waspada.Baca juga: AC Mobil Bisa Menyebabkan Penumpang Keracunan? Ini Penjelasan AhliPertama, periksa kembali saluran pembelian yang digunakan.Kedua, hindari berbagi data pribadi kepada pihak yang tidak dikenal.Ketiga, laporkan indikasi penipuan ke kontak resmi DAMRI.Septian juga mengatakan bahwa DAMRI berkomitmen menjaga keamanan bagi pelanggan, baik dalam perjalanan maupun dalam proses transaksi."Bagi pelanggan yang akan melakukan pembelian tiket DAMRI, pastikan untuk mengonfirmasi terlebih dahulu pihak penyedia tiket tersebut melalui saluran pelayanan pelanggan DAMRI dan senantiasa berhati-hati terhadap pihak yang mengatasnamakan DAMRI," katanya.


(prf/ega)