Tanggapi Santai Latihan Militer Besar-besaran China di Taiwan, Trump: Tak Perlu Khawatir

2026-01-12 04:26:35
Tanggapi Santai Latihan Militer Besar-besaran China di Taiwan, Trump: Tak Perlu Khawatir
WASHINGTON, - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump menanggapi santai latihan militer besar-besaran China di kawasan Taiwan sejak Senin .Menurutnya, ia belum menerima kabar apa pun dari Presiden China, Xi Jinping."Saya memiliki hubungan yang baik dengan Presiden Xi dan dia belum memberi tahu saya apa pun tentang itu. Saya tentu saja telah melihatnya," kata Trump, dikutip dari BBC, Senin ."Tak perlu khawatir. Mereka telah melakukan latihan angkatan laut selama 20 tahun di wilayah itu," sambungnya.Latihan militer itu berlangsung hampir dua pekan setelah AS mengumumkan penjualan senjata senilai Rp 186 triliun ke Taiwan.Baca juga: China Kerahkan Kapal Perang dan Pesawat Pengebom, Lancarkan Tembakan ke Sekitar TaiwanChina meluncurkan latihan tembak langsung selama sekitar 10 jam di sekitar Taiwan pada Selasa .Mereka mengerahkan kapal serbu amfibi baru, pesawat pengebom, dan kapal perang pada hari kedua latihan perang untuk persiapan blokade Taiwan.Dikutip dari Reuters, Selasa, Komando Teater Timur mengatakan, latihan tembak langsung akan berlangsung hingga pukul 6 sore di laut dan wilayah udara lima lokasi di sekitar Taiwan.Menurutnya, unit angkatan laut dan angkatan udara sedang melatih serangan terhadap target maritim dan udara, serta operasi anti-kapal selam di utara dan selatan Taiwan.Baca juga: Tembakan Roket China ke Selat Taiwan Kagetkan Warga, Terdengar Suara KerasAFP/ADEK BERRY Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) menembakkan roket saat latihan militer di Pulau Pingtan, Provinsi Fujian, China timur, Selasa , ke arah Taiwan.Militer China mengaku telah mengerahkan kapal perusak, pesawat pengebom, dan unit lainnya untuk melatih serangan berbasis laut, pertahanan udara, dan operasi anti-kapal selam pada Selasa.Simulasi blokade Pelabuhan Keelung yang vital di perairan dalam Taiwan dan Kaohsiung di sebelah selatan, merupakan inti dari latihan tersebut.Latihan militer bernama "Misi Keadilan 2025" ini merupakan yang paling besar, berdasarkan cakupan total dan kedekatan dengan Taiwan.Ini menyusul penambahan dua zona tembak langsung tambahan oleh Administrasi Keselamatan Maritim China pada Senin .Baca juga: Buntut Taiwan Beli Senjata AS, China Latihan Blokade Pelabuhan TaipeiAFP/ADEK BERRY Jejak roket yang ditembakkan Tentara Pembebasan China (PLA) di Pulau Pingtan, Provinsi Fujian, China timur, ke arah Taiwan pada Selasa .


(prf/ega)