Macet Imbas Proyek di Jalan Cinere Raya, Warga Diimbau Cari Jalur Alternatif

2026-02-05 03:03:01
Macet Imbas Proyek di Jalan Cinere Raya, Warga Diimbau Cari Jalur Alternatif
Polisi melakukan rekayasa lalu lintas (lalin) berupa contraflow karena adanya proyek gorong-gorong atau crossing di Jalan Cinere Raya, Depok, Jawa Barat. Polisi mengimbau warga mencari jalur alternatif demi menghindari kemacetan di lokasi.Kapolsek Cinere Kompol Chairul Saleh mengatakan pihaknya sudah mengimbau terkait adanya rekayasa lalin. Untuk menghindari kemacetan, pengendara bisa melalui Jalan Ismaya menuju Puri Cinere."Ya memang kita sudah buat rekayasa melalui Jalan Ismaya tembus Puri Cinere, baik roda dua maupun roda empat," ujar Chairul kepada wartawan, Selasa (25/11/2025).Chairul menjelaskan kemacetan tak terhindarkan saat pagi dan sore hari di Jalan Cinere Raya. Kemacetan itu juga dipicu padatnya kendaraan dan jalan yang sempit."Kalau sekarang (per pukul 12.00 WIB) sudah cair (kemacetan). Cuma kalau pagi sama sore, kepadatan sangat luar biasa dengan ada pembongkaran dan pembuatan gorong-gorong di tengah jalan depan Mal Cinere," tuturnya."Kalau imbauan sudah kita sampaikan ke warga. Namun, karena banyaknya arus kendaraan yang memang padat dan jalan juga sempit, jadi tidak tertampung," tutupnya.Diketahui, contraflow diberlakukan mulai 18 November hingga 23 Desember 2025. Jalan Cinere Raya terdiri atas dua jalur dengan empat lajur.Proyek itu membuat dua lajur ditutup. Kini hanya dua lajur yang bisa digunakan oleh kendaraan yang hendak dari Depok ke Jakarta dan sebaliknya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Dalam hitungan tak sampai lima menit, Gemini langsung menyusun kolase dengan komposisi rapi, sentuhan artistik otomatis, dan kualitas gambar yang tetap tajam.Sepengalaman saya, hasil kolase buatan Gemini terlihat lebih “niat” dan profesional dibanding kolase manual. Transisi antar foto terasa halus, penempatan elemen visual seimbang, serta tone warna konsisten dan masih bisa diubah sesuai selera.Hal ini membuat pengguna yang tidak punya kemampuan desain sekalipun tetap bisa menghasilkan Instagram Story yang estetik dan layak dipamerkan.Berikut contoh hasil collage foto konser Raisa yang di-generate langsung dari Gemini 3 Flash Nano Banana:/ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Gemini AI bisa menyulap foto biasa jadi foto sinematik dengan background panggung konser Raisa./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Gemini AI bisa menyulap foto biasa jadi foto sinematik dengan background panggung konser Raisa.9to5google Tampilan Google Gemini 3 Flash. Google rilis Gemini 3 Flash.Menurut saya, hasil kolase yang dibuat Gemini terlihat lebih “niat” dan profesional dibanding kolase manual.Transisi antar foto terasa halus, penempatan elemen visual seimbang, dan tone warna konsisten dan bisa diubah sesuai selera. Ini membuat pengguna yang tidak punya skill desain sekalipun tetap bisa menghasilkan Instagram Story yang estetik.Hasil editan yang rapi ini berkat Gemini 3 Flash yang baru saja dirilis pada pertengahan Desember lalu. Model AI penerus Gemini 2.5 Flash ini disebut memiliki performa nyaris setara Gemini 3 Pro, tetapi dengan kecepatan lebih tinggi dan biaya penggunaan yang lebih murah.Model Gemini berlabel “Flash” dirancang untuk respons cepat. Jadi tak heran, saat men-generate hasil foto collage rekap konser Raisa, pengguna bisa mendapatkan hasilnya dalam hitungan beberapa menit saja. Hasilnya pun tetap rapi.

| 2026-02-05 02:16