JAKARTA, - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyampaikan bahwa mereka telah memberikan izin operasional di dua area tambang PT Freeport Indonesia (PTFI), setelah terjadinya insiden longsor di area tambang Grasberg Block Cave (GBC) pada September lalu.Analis Mata Uang dan Komoditas Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai bahwa kembalinya beroperasinya GBC menjadi sinyal positif bagi permintaan emas domestik yang masih tinggi.Selain itu, Lukman menyebut hal ini juga positif bagi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam, karena pasokan emas dari Freeport ke Antam cukup besar.“Produksi emas dan tembaga di Grasberg cukup besar. Pasokan emas dari Freeport ke Antam juga cukup besar, sehingga bisa mengatasi kelangkaan belakangan ini,” ungkap Lukman dalam keterangan tertulis, Senin .Baca juga: Produksi Emas Freeport Diperkirakan Turun 30 Persen pada 2026 Akibat Insiden LongsorLukman juga berharap produksi dari area tambang GBC semakin besar, mengingat permintaan emas fisik domestik masih sangat kuat.“Sehingga tentunya semakin besar semakin bagus. Antam tentu ingin semakin besar demi menghilangkan kelangkaan di publik dan juga pada penjualan serta saham Antam,” imbuh Lukman.Sebelumnya, BRI Danareksa Sekuritas melihat pergerakan saham ANTM masih dalam tren sideways secara jangka menengah.Saat ini, ANTM berhasil rebound dari level support-nya pada 2.870. “Saat ini, ANTM berpotensi untuk menuju dan menguat ke level resistance terdekatnya pada 3.100–3.110,” ungkap analisis tersebut.Sementara itu, Antam menyambut positif beroperasinya kembali kegiatan penambangan PTFI di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah.Kembalinya operasi PTFI menjadi salah satu penopang penting stabilitas pasokan emas nasional, sehingga distribusi pasokan ke Antam dapat kembali berjalan optimal.Sekretaris Perusahaan Antam, Wisnu Danandi, mengatakan bahwa normalisasi aktivitas produksi Freeport memberikan dampak langsung pada kesinambungan pasokan emas domestik.“Kembalinya operasi Freeport memungkinkan pasokan emas kepada Antam berjalan lebih optimal dan terukur, sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi. Antam juga tetap melanjutkan langkah diversifikasi sumber emas domestik untuk menjaga ketahanan suplai serta mengoptimalkan layanan kepada pelanggan berjalan dengan baik,” ujar Wisnu.Lebih lanjut, ia menyebut bahwa Antam menegaskan kembali komitmennya untuk menjaga stabilitas pasokan emas nasional, baik melalui kerja sama dengan pemasok utama seperti Freeport maupun melalui diversifikasi sumber emas domestik lainnya.“Antam terus memperkuat rantai pasokan emas nasional dengan menjaga ketersediaan produk, memastikan distribusi yang stabil, serta meningkatkan pengalaman layanan bagi pelanggan di seluruh Indonesia. Melalui langkah ini, Antam konsisten menjaga reputasi produk emas Antam sebagai pilihan tepercaya dan kebanggaan masyarakat Indonesia,” tutup Wisnu.Baca juga: Tambang Freeport Kolaps, Harga Emas Naik, Airlangga: Pasokan Seret, Inflasi Tetap Terkendali
(prf/ega)
Tambang Grasberg Freeport Kembali Beroperasi, Sinyal Positif untuk ANTM?
2026-01-12 04:48:07
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 05:06
| 2026-01-12 03:57
| 2026-01-12 03:00
| 2026-01-12 02:55
| 2026-01-12 02:26










































