Info Diskon Tarif Tol Periode Libur Nataru 2025/2026

2026-01-14 14:36:52
Info Diskon Tarif Tol Periode Libur Nataru 2025/2026
Pemerintah resmi memberikan diskon tarif tol untuk periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026). Diskon tarif yang diberikan kisaran 10-20 persen berlaku di 26 ruas jalan tol di Jabodetabek, Transjakawa, Nonjawa, dan Transumatra.Informasi tersebut disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta, Rabu (26/11/2025). Diskon ini untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dalam rangka libur Nataru 2025/2026.Menko Perekonomian, seperti dilansir kantor berita Antara, Rabu (26/11/2025), menyampaikan bahwa diskon tarif tol dengan kisaran 10-20 persen ini diberikan selama tiga hari, yakni pada tanggal 22, 23, dan 31 Desember 2025.Adapun potongan tarif berlaku di 26 ruas jalan tol, yang mencakup 2 ruas tol di Jabodetabek, 9 ruas tol Transjawa, 3 ruas tol Nonjawa, serta 12 ruas tol Transsumatra. Namun, untuk rincian ruas jalan tolnya akan diumumkan di kemudian hari.Selain diskon tarif tol, sebelumnya juga telah diumumkan program diskon transportasi untuk moda darat, laut, penyeberangan, dan udara. Hal ini termuat dalam SKB 4 Menteri/Kepala Badan Nomor PJ-MHB 9/2025, 303.2/2025, 20/2025, dan SKB.10/DI-BP/X/2025 yang terbit pada 28 Oktober lalu.Keputusna tersebut menetapkan penugasan kepada BUMN transportasi untuk memberikan diskon tarif sebagai stimulus ekonomi selama libur Nataru 2025/2026. Berikut rangkuman informasinya:Demikian informasi seputar diskon yang diberikan pemerintah dalam rangka mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama periode libur Nataru 2025/2026. Mulai dari diskon transportasi hingga ruas jalan tol, berlaku sesuai ketentuan masing-masing.Simak Video: Serba-serbi Diskon Transportasi Nataru[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Bersamaan dengan hal tersebut, pemateri sekaligus psikolog, Muslimah Hanif mengatakan, hasil dari rapid asesmen yang dilakukan menunjukkan lebih dari 50 persen peserta menunjukkan emosi cenderung sedih.Ada sebagian dari mereka menunjukkan hasil emosi senang karena dapat bermain dan berjumla dengan teman-temannya.Hasil lain juga didapat dari wawancara informal dengan kepala sekolah dan guru. Sebagian besar dari mereka masih merasa cemas dan memerlukan bantuan untuk mengurangi rasa khawatir terkait dengan kondisi cuaca yang masih tidak menentu serta dampak dari bencana yang terjadi, ujar Muslimah.Selanjutnya, Kemendikdasmen juga akan melakukan pendampingan psikososial di beberapa titik lokasi bencana. Dengan harapan, warga satuan pendidikan terdampak bencana tetap semangat dan terbangun rasa senang dalam proses pembelajaran.DOK. KEMENDIKDASMEN Mendikdasmen Abdul Mu?ti saat mengajak siswa menyanyi bersama di tenda darurat Dusun Suka Ramai, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara .Pemulihan psikologis murid menjadi langkah penting sebelum proses belajar-mengajar dimulai kembali. Tanpa penanganan tepat, trauma ini dapat berkembang menjadi gangguan jiwa serius di kemudian hari dan menghambat potensi anak-anak dalam jangka panjang.Anak-anak dan remaja adalah kelompok sangat rentan terhadap trauma pascabencana. Mengalami banjir, kehilangan rumah, harta benda, atau bahkan orang yang dicintai dapat memicu gangguan kesehatan mental.Baca juga: Kementrans Monitoring Kawasan Transmigrasi Terdampak Banjir SumateraPenting juga untuk diingat bahwa guru juga menjadi korban dan mengalami trauma. Guru yang lelah secara emosional atau mengalami trauma sendiri tidak akan siap untuk mengajar secara efektif, yang pada akhirnya memengaruhi siswa.Dukungan tepat dan berkelanjutan sangat penting agar anak-anak dapat memproses trauma yang mereka alami, bangkit kembali, dan melanjutkan tugas perkembangan mereka dengan baik.

| 2026-01-14 13:52