Pencarian Hari Keempat, Pelatih Valencia dan 2 Anaknya Masih Hilang, 1 Ditemukan Meninggal

2026-01-12 04:35:16
Pencarian Hari Keempat, Pelatih Valencia dan 2 Anaknya Masih Hilang, 1 Ditemukan Meninggal
LABUAN BAJO, - Tim SAR gabungan telah melaksanakan operasi hari keempat pencarian korban tenggelamnya kapal KM Putri Sakinah di Labuan Bajo pada Senin .Hingga pukul 17.00 Wita, tim SAR gabungan mendapatkan satu orang jenazah perempuan yang diduga kuat merupakan putri dari pelatih Valencia.Sementara itu, pelatih Valencia dan dua anak lainnya yang hilang belum ditemukan.Baca juga: Pelatih Valencia dan 3 Anaknya Hilang di Labuan Bajo, Keluarga Minta Pencarian Terus Dilanjutkan"Operasi SAR hari ini masih mendapatkan 1 korban jenazah perempuan yang diduga kuat merupakan salah satu korban KM Putri Sakinah dan masih terus diidentifikasi oleh tim posko Antemortem DVI Polres Manggarai Barat," terang Fathur Rahman, Kepala Kantor SAR Maumere, Senin sore.Ia mengatakan, tim SAR gabungan terus melaksanakan penyisiran dan penyelaman di sekitar lokasi kejadian.Fokus penyisiran mengacu pada SAR Map yang dikirimkan Basarnas Pusat, yaitu berfokus di perairan pesisir pulau-pulau yang berdekatan dengan Pulau Padar, seperti Pulau Serai, Pulau Pengah, Pulau Papagarang, Pulau Siaba Besar, hingga ke utara Pulau Kanawa.Pencarian hari keempat, lanjut dia, tim SAR gabungan dari Perkumpulan Penyelam Profesional Komodo sebanyak enam orang melakukan penyelaman di kedalaman 18-28 meter dengan dua sesi."Sesi pertama pukul 09.10 Wita hingga 09.45 Wita dan sesi kedua pukul 10.45 Wita hingga 11.35 Wita. Namun, hasil masih nihil hingga 17.00 Wita. Operasi SAR hari kelima dilanjutkan besok hari," tuturnya.Baca juga: Istri Pelatih Valencia Histeris Saat Jenazah Diduga Putrinya Tiba di Labuan BajoIa mengatakan penyelam mengalami hambatan saat penyelaman hari keempat.Mereka harus berjibaku dengan arus yang kuat dan saat penyisiran cuaca hujan lebat serta gelombang yang tinggi.Sebelumnya diberitakan, KM Putri Sakinah dilaporkan tenggelam pada Jumat malam.Kapal wisata tersebut berangkat dari Pulau Komodo menuju Pulau Padar sekitar pukul 20.00 Wita dengan membawa total 11 orang di dalamnya.Nahas, sekitar 30 menit perjalanan atau pada pukul 20.30 Wita, kapal mengalami mati mesin di tengah laut hingga akhirnya tenggelam diterjang gelombang.Saat ini, operasi SAR terus diperkuat dengan kedatangan Kapal KN SAR Puntadewa 250 untuk menyisir area sekitar lokasi kejadian guna mencari kemungkinan korban lain yang belum ditemukan.


(prf/ega)