Kapolda Metro Minta Jajaran Kedepankan Kecepatan dan Tanggap Hadapi Bencana

2026-02-02 02:19:53
Kapolda Metro Minta Jajaran Kedepankan Kecepatan dan Tanggap Hadapi Bencana
Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri memimpin Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana di Lapangan Presisi, Jakarta Selatan, hari ini. Dia berpesan kepada jajarannya agar mengedepankan kecepatan dalam merespons bencana di berbagai wilayah.Hal ini disampaikan Asep saat membacakan amanat dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Pihaknya ingin memastikan kesiapan seluruh pihak menghadapi potensi bencana di wilayah Jakarta terutama di tengah cuaca ekstrem saat ini."Kedepankan kecepatan dan ketepatan respons dalam tanggap darurat bencana, mulai evakuasi, penyaluran bantuan, pemberian trauma healing, hingga percepatan pemulihan dan rehabilitasi infrastruktur," kata Asep di hadapan peserta apel, Rabu .Selain itu, dia berpesan kepada jajarannya untuk melakukan deteksi dini dan pemetaan wilayah rawan bencana. Dia meminta upaya tersebut dilakukan secara berkelanjutan berkolaborasi dengan BMKG serta pihak terkait lainnya."Kedua, berikan informasi dan imbauan terkait potensi ancaman bencana alam. Yang ketiga, pastikan kesiapan personel, sarana dan prasarana, termasuk peralatan evakuasi, kendaraan operasional, serta ketersediaan bantuan logistik pendukung," ujarnya.Poin selanjutnya adalah membuat simulasi kegiatan tanggap darurat bencana secara rutin. Upaya ini sebagai sarana edukasi dan latihan kesiapan perniagaan.Kemudian dia ingin jajarannya melaksanakan tugas kemanusiaan ini dengan penuh empati dan profesional. Harapannya, hal itu tidak hanya menghadirkan rasa aman, tapi juga kenyamanan bagi masyarakat."Yang ketujuh, pastikan seluruh kegiatan penanggulangan bencana alam dilaksanakan sesuai dengan prosedur, baik sebelum, saat, maupun setelah terjadi bencana," katanya.Apel ini diikuti oleh 715 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, BPBD, Basarnas, Dinas Pemadam Kebakaran, hingga Satpol PP. Ratusan sarana prasarana juga disiagakan untuk mengantisipasi kedaruratan bencana.Simak Video Kapolri Tekankan Respons Cepat dan Tepat dalam Penanganan Bencana[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Perubahan Anggaran Dasar dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap ketentuan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (UU BUMN). Salah satu implikasi penting dari penyesuaian tersebut adalah perubahan nama perseroan, dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk menjadi PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk.Sementara itu, pelimpahan kewenangan persetujuan RKAP 2026 dan RJPP 2026-2030 kepada Dewan Komisaris dijalankan dengan tetap mengedepankan mitigasi risiko serta prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, mengatakan seluruh keputusan RUPSLB merupakan bagian dari konsolidasi tata kelola perseroan agar semakin adaptif terhadap regulasi dan tantangan bisnis ke depan.Baca juga: Dana Rp 2,5 Miliar Digelontorkan, PGN Percepat Bantuan Banjir Aceh–Sumut“Penyesuaian yang disetujui pemegang saham bertujuan memastikan keselarasan anggaran dasar Perseroan dengan ketentuan regulasi yang berlaku, sekaligus memperkuat kejelasan peran, mekanisme pengambilan keputusan, dan akuntabilitas pengelolaan perusahaan secara berkelanjutan,” ujar Fajriyah.PGN menilai, langkah strategis yang diputuskan dalam RUPSLB ini mencerminkan komitmen kuat perusahaan dalam menjaga kepastian regulasi, memperkokoh struktur tata kelola, serta memastikan keberlanjutan kinerja jangka panjang. Upaya tersebut sejalan dengan mandat PGN sebagai subholding gas di bawah PT Pertamina (Persero), khususnya dalam mendukung ketahanan dan transisi energi nasional.

| 2026-02-02 02:49