Jakarta - Sektor ekonomi kreatif Indonesia kian menunjukkan perannya sebagai penggerak baru pertumbuhan ekonomi nasional sepanjang 2025. Capaian ekspor, realisasi investasi, hingga penyerapan tenaga kerja sektor ini tercatat melampaui target yang ditetapkan pemerintah.Hal tersebut disampaikan Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, dalam acara Ekraf Annual Report (EAR) 2025 yang digelar di Thamrin Nine Ballroom, Jakarta, Senin .“Ekonomi kreatif bukan lagi sekadar potensi, melainkan tambang baru yang tumbuh dari daerah dan menjadi mesin baru pertumbuhan ekonomi. Data dan kolaborasi yang kuat akan memastikan kebijakan kami tepat sasaran dan berdampak luas,” ujarnya pada acara EAR 2025.AdvertisementBerdasarkan data yang dipaparkan dalam EAR 2025, nilai ekspor ekonomi kreatif periode Januari–Oktober 2025 mencapai 26,68 miliar dolar AS, setara 11,96% dari total ekspor nonmigas nasional. Sementara itu, realisasi investasi triwulan III 2025 tercatat Rp132,04 triliun, atau 107% dari target RPJMN 2025. Jumlah tenaga kerja di sektor ini juga mencapai 27,4 juta orang.
(prf/ega)
Ekonomi Kreatif jadi Mesin Baru Pertumbuhan, Ekspor dan Tenaga Kerja Lampaui Target 2025
2026-01-12 05:41:10
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 04:07
| 2026-01-12 04:07
| 2026-01-12 03:58
| 2026-01-12 03:36
| 2026-01-12 03:35










































