Dasco Anggap Wajar Kader Gerindra Tolak Budi Arie Bergabung

2026-01-12 02:02:03
Dasco Anggap Wajar Kader Gerindra Tolak Budi Arie Bergabung
JAKARTA, - Ketua Harian Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menilai wajar adanya penolakan dari sejumlah kader terhadap rencana Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi untuk bergabung ke Gerindra.Menurut Dasco, perbedaan pandangan di antara kader partai adalah suatu hal yang lumrah dan menjadi bagian dari dinamika politik.“Ya, namanya dinamika di politik. Itu soal tidak menerima atau ada yang menerima itu kan biasa. Nah, sehingga menurut saya ya tidak perlu dibesar-besarkan karena hal itu adalah hal yang biasa terjadi di dunia politik,” ujar Dasco di Gedung DPR RI, Kamis .Baca juga: Gerindra Pertimbangkan Suara Penolakan Budi Arie Jadi KaderMeski begitu, Dasco menegaskan bahwa sejauh ini belum ada pembicaraan di internal partai mengenai wacana Budi Arie bergabung.Sebab, Ketua Umum Gerindra sekaligus Presiden RI Prabowo Subianto baru saja kembali dari kunjungan luar negeri.“Ini belum sempat dibahas sih. Kita belum ada sempat pembahasan, karena Pak Prabowo kan sibuk ke luar negeri kemarin,” ujar Dasco.Baca juga: Ditolak Kader dan Pengurus Gerindra, Budi Arie: Itu Hak MerekaDiberitakan sebelumnya, Budi Arie Setiadi menyatakan keinginannya untuk bergabung dengan Partai Gerindra di hadapan para relawan Projo saat menggelar kongres pada Sabtu dan Minggu .Namun, sejumlah Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra menolak rencana tersebut.Salah satunya datang dari DPC Partai Gerindra Kota Blitar, Jawa Timur.Sekretaris DPC Gerindra Kota Blitar, Tan Ngi Hing, menyebut Budi Arie sebagai sosok oportunis yang berpotensi mengganggu soliditas kader.Baca juga: Tolak Budi Arie, Gerindra Kota Blitar: Beliau Oportunis“Kalau kita menyebut beliau itu apa ya, oportunis ya,” ujar Hing kepada Kompas.com, Senin malam.Hing mengingatkan bahwa dalam dua pemilihan presiden sebelum Pilpres 2024, Budi Arie dan relawan Projo dikenal sebagai pendukung Presiden Joko Widodo dan beberapa kali melancarkan kritik terhadap Prabowo Subianto.Sikap oportunistik itu, lanjut Hing, juga terlihat dari rencana Projo mengganti gambar wajah Jokowi yang selama ini menjadi bagian dari logo organisasi.“Teman-teman Gerindra Kota Blitar sepakat bulat menolak Pak Budi masuk DPP Partai Gerindra,” kata Hing.Baca juga: Budi Arie Ungkap Alasan Ingin Masuk Gerindra Ketimbang PSIBudi Arie mengaku tidak mempermasalahkan penolakan kader dan pengurus Gerindra di tingkat daerah terhadap dirinya.


(prf/ega)