Mendag Minta Pemda Bantu Dampingi UMKM agar Bisa Ekspor

2026-01-12 13:54:50
Mendag Minta Pemda Bantu Dampingi UMKM agar Bisa Ekspor
JAKARTA, - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menilai, partisipasi kepala daerah dalam mendampingi 1.049 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Bisa Ekspor masih rendah.Pernyataan itu disampaikan Budi dalam kegiatan ‘Penghargaan Perlindungan Konsumen 2025’ yang dihadiri puluhan pemerintah daerah di kantornya, Jakarta Pusat, Kamis .Budi mengatakan, sampai saat ini hanya 30 pihak yang mendampingi 1.049 UMKM Bisa Ekspor.Mereka terdiri dari swasta, Himpunan Bank-Bank Milik Negara (Himbara), dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).“Dari 1.049 hanya 30 pembinanya, 30 pembina UMKM. Nah sekarang Bapak-Ibu kabupatennya saja sudah berapa? Itu hanya 30, artinya partisipasinya masih kurang,” kata Budi.Baca juga: Pedagang Thrifting Minta Dilegalkan, Mendag: Ilegal ya IlegalAdapun UMKM Bisa Ekspor merupakan salah satu program Kementerian Perdagangan (Kemendag) yang memfasilitasi pertemuan bisnis.Program itu dibentuk dengan tujuan agar kegiatan ekspor tidak hanya dinikmati pelaku bisnis skala besar.Dalam program ini, pelaku UMKM melakukan presentasi kepada 47 perwakilan Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Ditjen PEN) Kemendag. “Dan transaksinya Januari sampai Oktober itu sudah 130,17 juta USD. Berarti sudah Rp 2,1 triliun. Itu UMKM, Bu,” ujar Budi.Sementara itu, menurut Budi, sebanyak 70 persen UMKM tidak atau belum pernah ekspor.Menurut Budi, pemerintah daerah sebenarnya mengetahui keberadaan UMKM-UMKM tersebut.Ia berharap para kepala daerah mau menugaskan kepala dinas masing-masing untuk memberikan pendampingan kepada para pelaku UMKM.Pemerintah ingin ekonomi kerakyatan muncul dari program seperti UMKM Bisa Ekspor.Pihaknya bahkan telah mengidentifikasi daerah yang memiliki potensi ekspor. “Nanti kita latih, kita ajari supaya bisa ekspor. Setelah produknya bagus, kemudian di-standardisasi, kemudian kita ikutkan program UMKM Bisa Ekspor,” tutur Budi.Baca juga: Riset: Biaya E-commerce Dinilai Bisa Genjot Penjualan UMKM


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-01-12 14:07