- Pemerintah Provinsi (Pemrpov) Jawa Timur meluncurkan Program Bantuan Biaya Pendidikan Peserta Didik untuk Warga Kurang Mampu Tahun 2025.Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa resmi memulai komitmen Pemprov Jawa Timur untuk memastikan tidak ada anak yang putus sekolah akibat kendala ekonomi ini pada Rabu , di Gedung Dyandra Convention Center, Surabaya.Khofifah menekankan, pendidikan adalah jalan penting bagi anak-anak untuk meraih masa depan yang lebih baik.Ia berpesan kepada para peserta didik agar senantiasa percaya diri, menghormati orangtua dan guru, serta mensyukuri setiap nikmat.“Jangan pernah merasa minder. Kalau berangkat sekolah dibonceng ayah memakai sepeda pun itu adalah bentuk penghormatan. Orangtua dan guru selalu mendoakan agar anak-anak sukses,” ujar Khofifah, dikutip dari situs Pemprov Jawa Timur, Kamis .Baca juga: 162 Mahasiswa Terdampak Bencana Sumatera Dapat Bantuan dari UGM, Pastikan Pendidikan TerjagaTotal anggaran yang disiapkan untuk bantuan ini mencapai Rp 48 miliar 77 juta.Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, melaporkan bahwa program ini menyasar 48.077 peserta didik dari keluarga kurang mampu (desil 1 dan 2). Bantuan diberikan kepada siswa SMA, SMK, dan SLB yang bukan penerima program beasiswa lain, untuk menghindari duplikasi.iStock/Muhammad Hudari ilustrasi siswa SD, TKA SD SMP 2026
(prf/ega)
Pemprov Jatim Beri Bantuan Rp 1 Juta bagi 48.000 Siswa Kurang Mampu
2026-01-12 09:58:45
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 09:38
| 2026-01-12 09:21
| 2026-01-12 09:17
| 2026-01-12 08:46
| 2026-01-12 08:13










































