Legislator Golkar Tekankan Pentingnya Akselerasi Wirausaha Baru di Banten

2026-01-14 02:13:19
Legislator Golkar Tekankan Pentingnya Akselerasi Wirausaha Baru di Banten
Jakarta - Dalam upaya memperkuat perekonomian masyarakat dan meningkatkan daya saing industri nasional, Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi Partai Golkar, Mujakkir Zuhri, menekankan pentingnya mempercepat penumbuhan wirausaha baru di Provinsi Banten. Kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat.“Penumbuhan wirausaha baru harus terus diperkuat karena memiliki peran strategis dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan memperkuat sektor industri kecil,” kata Mujakkir saat hadiri kegiatan Penumbuhan dan Pengembangan Wirausaha Baru Industri Kecil di Hotel Golden Tulip Essential Tangerang, Sabtu .Lebih lanjut, Mujakkir menjelaskan bahwa DPR RI berkomitmen untuk mengawal kebijakan dan penganggaran yang mendukung pengembangan Industri Kecil dan Menengah (IKM). Hal ini termasuk memastikan program pembinaan berjalan berkelanjutan, mulai dari pelatihan hingga pendampingan usaha.Advertisement“Sektor IKM terbukti memiliki daya tahan tinggi serta kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional. Oleh karena itu, pendirian wirausaha baru perlu diperluas di daerah-daerah dengan potensi industri dan kreativitas masyarakat yang besar, termasuk Banten,” ungkapnya.Mujakkir juga menekankan pentingnya pengawalan legislatif untuk memastikan keberlanjutan program - program.“Kita ingin memastikan bahwa para peserta dapat benar-benar memulai dan mengembangkan usahanya. Karena itu, keberlanjutan program menjadi hal penting,” ujarnya.Ia berharap Banten dapat menjadi salah satu wilayah yang konsisten melahirkan wirausaha baru dan mampu berkontribusi signifikan terhadap penguatan struktur industri nasional.Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Perindustrian melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) ini menghadirkan tiga jenis pelatihan teknis, yaitu Anyaman Bambu (KSK), Reparasi Telepon Genggam (LMEA), dan Pengolahan Hasil Laut (PFBBB).Pelatihan anyaman bambu bertujuan untuk meningkatkan kualitas kerajinan lokal, sedangkan pelatihan reparasi telepon genggam ditujukan untuk memenuhi kebutuhan tenaga teknisi yang semakin meningkat seiring dengan tingginya penggunaan perangkat digital. Sementara itu, pelatihan pengolahan hasil laut bertujuan untuk mendukung pelaku usaha kecil dalam mengembangkan produk pangan dengan standar mutu dan daya saing yang lebih tinggi.Sebanyak 270 peserta dari kabupaten dan kota di Banten mengikuti proses registrasi. Setelah melalui seleksi administrasi dan teknis, sebanyak 30 peserta terbaik akan dipilih untuk mengikuti pelatihan intensif selama dua hari. Pada hari ketiga, peserta akan diajak melakukan kunjungan lapangan ke Lembaga Klaster Mandiri (LKM) yang telah beroperasi dan menjalankan proses produksi sebagai bagian dari pembelajaran industri. 


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Secara medis, luka dapat dibedakan berdasarkan seberapa dalam jaringan tubuh yang rusak.Luka superfisial adalah jenis luka yang hanya mengenai sebagian lapisan kulit, seperti goresan atau lecet. Luka jenis ini biasanya tidak terlalu dalam dan dapat sembuh dalam waktu cepat.“Luka superfisial itu yang terputus kontinuitasnya hanya sebagian lapisan kulit,” kata dr. Heri.Berbeda dengan luka superfisial, luka dalam biasanya menembus lapisan kulit hingga mengenai jaringan otot, bahkan tulang. Kondisi ini dapat menyebabkan perdarahan dan risiko infeksi yang lebih tinggi.Umumnya, luka dalam memerlukan penanganan medis segera karena proses penyembuhannya lebih kompleks dibanding luka ringan.“Kalau dia luka dalam, itu tembus dari kulit bisa sampai ke otot. Bahkan kalau traumanya berat, bisa sampai ke tulang,” lanjut dr. Heri.Baca juga: SHUTTERSTOCK/NONGASIMO Beda jenis luka, beda penyebab dan cara penyembuhannya. Memahami jenis luka penting agar penanganannya tepat, simak penjelasan dokter.Selain dari kedalamannya, luka juga dapat dikategorikan berdasarkan waktu penyembuhannya menjadi luka akut dan kronis.Menurut dr. Heri, luka akut adalah luka yang sembuh melalui proses alami tubuh dan biasanya pulih dalam waktu beberapa minggu.“Luka juga bisa diklasifikasikan menurut waktu sembuhnya, itu menjadi luka yang akut dan luka yang kronis,” ucap dr. Heri.“Luka yang akut itu adalah luka yang sembuh dengan proses alamiah, yang seharusnya dia bisa sembuh sekitar empat sampai delapan minggu,” tambahnya.Ketika penyembuhan tidak berjalan semestinya, kategori luka bisa berubah menjadi luka kronis, artinya luka yang mengalami proses sembuh lebih lama.“Kalau proses sembuhnya mengalami gangguan, dia akan menjadi suatu luka yang kronis, yang bisa sampai berminggu-minggu, berbulan-bulan, sampai bertahun-tahun,” ujar dr. Heri.Faktor yang bisa menyebabkan luka menjadi kronis antara lain infeksi, kekebalan tubuh, hingga penyakit penyerta seperti diabetes.

| 2026-01-14 01:18