Purbaya Baru Tahu Jabatan Menkeu Berkuasa: Kalau Danantara Macam-macam Bisa Kita Sikat

2026-01-30 11:07:20
Purbaya Baru Tahu Jabatan Menkeu Berkuasa: Kalau Danantara Macam-macam Bisa Kita Sikat
JAKARTA, - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengaku baru tahu jabatan yang dia duduki saat ini lumayan berkuasa.Purbaya tertawa karena dengan kekuasaan menkeu yang begitu besar, dirinya bisa menyikat Danantara, terutama ketika mereka tak bayar pajak."Tapi kan saya anggota Dewan Pengawas Danantara. Di situ kita bisa beri masukan yang kencang sekali. Dan Danantara juga harus bayar pajak kan. Kalau macam-macam kita sikat juga Danantara-nya. Kalau mereka melindungi praktik-praktik yang jelek," ujar Purbaya saat rapat bersama DPD di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin ."Jadi ini Menteri Keuangan lumayan berkuasa rupanya, saya baru tahu juga. Senang-senang juga sih," tambah Purbaya.Sebelum menyinggung Danantara, Purbaya mulanya bercerita mengenai bank-bank yang akan mengalokasikan uang begitu ada deposito masuk.Baca juga: Bertujuan Sama dengan Menkeu, Mendagri: Dana Daerah Jangan Mengendap di BankNamun, Purbaya memaksa para bank untuk terampil dalam menyalurkan uang tersebut, tanpa membeli dollar hingga memberikan ke konglomerat."Itu yang saya paksa sebetulnya, perbankan menyalurkan uang itu dengan keterampilan mereka sendiri. Malah saya enggak ikut campur. Kenapa? Tapi yang jelas enggak boleh beli dollar, enggak boleh kasih konglomerat. SBN juga enggak boleh," ujar Purbaya.Purbaya menyebut, dirinya sebenarnya tahu bahwa orang-orang di bank sebenarnya pintar.Hanya saja, kata dia, orang bank terkadang malas meskipun pintar."Saya sudah bilang pintar tapi malas, saya bilang kan, karena biasanya uangnya ditaruh di SBN atau di BI. Jadi kita pastikan dia pakai itu dengan menggunakan keterampilan dia mendeteksi kredit yang bagus, menyalurkannya seperti apa," paparnya.Lebih lanjut, Purbaya mengatakan dirinya kerap tiba-tiba datang ke bank untuk bertanya perihal uang yang disimpan.Baca juga: Ahli Heran DPR Lamban Klarifikasi soal Video Joget, padahal Bukan karena Gaji NaikPurbaya pun menyinggung perbankan yang kini sudah di bawah Danantara, sehingga dirinya tidak bisa berbuat banyak jika menemukan penyimpangan.Meski begitu, Purbaya mengingatkan bahwa dirinya bukan hanya menkeu, melainkan juga anggota Dewan Pengawas Danantara.Dengan demikian, dia masih bisa turun tangan jika ada penyimpangan di bank maupun Danantara. 


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Hingga kini, tolok ukur tersebut baru mampu dicapai Ducati, yang mendominasi klasemen konstruktor dengan enam gelar juara beruntun.Honda tercatat sebagai pabrikan pertama yang naik level dalam sistem konsesi sejak skema A-B-C-D diberlakukan pada awal 2024.Honda berhasil melampaui ambang batas 35 persen poin, sehingga berhak bergabung dengan KTM dan Aprilia di kategori C.Baca juga: Cara Mengecas Motor Listrik yang Bikin Baterai AwetDengan perubahan itu, Yamaha kini menjadi satu-satunya pabrikan yang masih berada di kategori D.Dok. HRC Aleix Espargaro menjadi pebalap tes untuk Honda Racing Corporation (HRC)Kondisi tersebut membuat Yamaha tetap menikmati konsesi penuh, termasuk kebebasan pengembangan mesin serta tes privat bersama pebalap utama.“Ini soal di mana kami harus berada, kami harus ada di A. Jadi ini adalah langkah pertama yang logis yang harus kami lakukan,” kata Espargaro, dikutip dari Crash, Selasa .Kenaikan peringkat Honda tidak lepas dari performa solid pada akhir musim 2025.Pada seri penutup musim, Luca Marini finis di posisi ketujuh, hasil krusial yang dibutuhkan Honda untuk melampaui ambang batas poin konsesi.Baca juga: Persiapan Touring Libur Nataru: Ini Item yang Harus Dibawa BikerSelain Marini, performa positif juga ditunjukkan Joan Mir yang meraih beberapa podium, serta Johann Zarco yang berhasil memenangi satu balapan.AFP/LOIC VENANCE Pebalap LCR Honda, Johann Zarco, memacu motornya selama sesi latihan bebas di MotoGP Perancis 2025 di Sirkuit Le Mans pada 10 Mei 2025.Zarco pun menutup musim sebagai pebalap Honda terbaik di klasemen dunia, finis di posisi ke-12, unggul enam poin dari Marini.Espargaro turut menyoroti intensitas program pengujian yang dijalani Honda sepanjang musim. “Sungguh luar biasa seberapa banyak kami bekerja. Saya menjalani tes di Malaysia, lalu kembali ke Eropa, kemudian ke Aragon sebelum tampil wild card di Valencia. Ini menunjukkan besarnya komitmen Honda,” ujarnya.Terkait minimnya konsesi yang dimiliki Ducati, Espargaro membandingkannya dengan perkembangan motor Honda selama musim berjalan. “Dengan segunung material dan ratusan lap pengujian, perubahan motor dalam enam bulan terakhir sungguh luar biasa,” katanya. “Honda membawa banyak pembaruan untuk Joan dan Luca. Misalnya, kami memiliki tiga pembaruan mesin selama musim berjalan, dan mesin yang digunakan sekarang sangat cepat,” ucap Espargaro.Mulai seri pembuka MotoGP 2026, Honda akan bergabung dengan Ducati, KTM, dan Aprilia dalam aturan pembekuan mesin.Sementara itu, era baru MotoGP dengan mesin 850 cc dijadwalkan resmi dimulai pada 2027.

| 2026-01-30 10:50