[KLARIFIKASI] Tidak Benar BMKG Sebut Siklon Tropis 97S Akan Mengepung Pulau Jawa

2026-01-12 23:35:44
[KLARIFIKASI] Tidak Benar BMKG Sebut Siklon Tropis 97S Akan Mengepung Pulau Jawa
Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, ada yang perlu diluruskan terkait informasi ini. - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini peningkatan status bibit siklon tropis 97S, pada pertengahan November 2025.Di media sosial, tersiar narasi yang menyebutkan bahwa BMKG memperingatkan potensi besar siklon tropis 97S yang akan mengepung Pulau Jawa.Namun, narasi tersebut keliru dan perlu diluruskan karena informasinya tidak tepat.Informasi BMKG yang menyebut siklon tropis 97S akan mengepung Pulau Jawa disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, dan Instagram ini.Pengguna media sosial menyertakan citra satelit disertai teks berikut:BMKG SEBUT BAHWA SIKLON 97S BERPOTENSI BESAR AKAN MENGEPUNG KEPULAUAN JAWASementara, berikut penggalan narasi yang ditulis salah satu akun pada Jumat :Siklon Tropis 97S menurut pemantauan BMKG berpotensi “mengepung” Pulau Jawa dalam beberapa hari ke depan. Meski peluangnya untuk berkembang menjadi siklon tropis penuh masih relatif rendah, BMKG memperingatkan kemungkinan hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang terjadi di sejumlah wilayah Jawa, serta potensi gelombang tinggi di perairan selatan Jawa.akun Facebook Tangkapan layar konten dengan konteks keliru di sebuah akun Facebook, Jumat , yang menyebut siklon tropis 97S akan mengepung Pulau Jawa.Siklon tropis merupakan badai kuat dengan jangkauan luas, yang radius rata-ratanya 150-200 km. Pembentukan badai ini biasanya disertai kumpulan awan konvektif di perairan hangat.Bibit siklon 97S teridentifikasi berada di di sekitar 11,8 derajat Lintang Selatan dan 120,8 derajat Bujur Timur pada Sabtu, 15 November 2025.Kemudian, pada 18 November 2025, BMKG mengeluarkan peringatan dini status bibit siklon tropis 97S yang terpantau di Laut Timor selatan Kepulauan Babar-Tanimbar.Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani mengatakan, masyarakat di wilayah timur Indonesia diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat dan gelombang tinggi akibat dampak penguatan status 97S.Saat rapat kerja bersama Komisi V DPR RI, Senin , Faisal kembali mengingatkan mengenai potensi bangkitnya bibit siklon di perairan Selatan Indonesia.Sebagaimana diwartakan Kompas.com, wilayah yang dimaksud, meliputi Sumatera bagian selatan, di selatan Pulau Jawa, kemudian Bali, Nusa Tenggara, Maluku hingga Papua Tengah dan Papua Selatan.


(prf/ega)