4 Penyakit Utama yang Kini Menyerang Pengungsi Banjir Sumatera

2026-01-13 09:02:42
4 Penyakit Utama yang Kini Menyerang Pengungsi Banjir Sumatera
- Kepala Dinas Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama Tunggul menyampaikan perkembangan kondisi kesehatan warga terdampak banjir bandang dan tanah longsor di sejumlah wilayah Sumatera.Ia menjelaskan bahwa berbagai keluhan kesehatan kini tengah ditangani tenaga kesehatan (nakes) TNI Angkatan Laut yang bertugas di beberapa Kapal Republik Indonesia (KRI) yang telah dikerahkan ke lokasi bencana.Dalam keterangannya, Tunggul menjelaskan empat jenis penyakit utama yang dialami para pengungsi.“Untuk penyakit-penyakit yang ditangani oleh kapal-kapal rumah sakit, baik KRI dr. Soeharso maupun KRI Radjiman, secara umum penyakitnya bisa dikategorikan ke dalam empat yaitu sakit perut, kulit, ISPA, dan influenza,” kata Tunggul di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Minggu .Baca juga: Saat Prabowo Ikut Santap Menu Korban Banjir di Aceh: Ada Sendok? Saya Mau CobaIa menuturkan bahwa jumlah pasti warga terdampak yang mengalami keluhan tersebut masih dalam proses pendataan.“Ini sementara masih ditangani oleh personil kesehatan yang merupakan bagian organik dari kedua KRI tersebut,” jelas dia.Tunggul menambahkan, TNI Angkatan Laut juga menyiapkan dukungan lanjutan bagi warga yang membutuhkan pendampingan psikologis pascabencana.“Ini di-standby-kan untuk melaksanakan trauma healing,” ujar dia.Baca juga: Prabowo Tunjuk KSAD Maruli Pimpin Satgas Perbaikan Jembatan di AcehSementara itu, perkembangan data korban bencana terus diperbarui oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).Hingga 6 Desember 2025, jumlah korban meninggal akibat banjir dan longsor di Sumatera kembali meningkat menjadi 914 orang.Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyampaikan bahwa data tersebut merupakan hasil rekapitulasi operasi pencarian yang dilakukan hingga Sabtu sore."Di hari ini, Sabtu, 6 Desember 2025, jumlah korban meninggal secara total itu 914 jiwa," ucap Abdul Muhari, dalam konferensi pers yang disiarkan melalui YouTube BNPB, Sabtu .Baca juga: Tiba di Aceh, Prabowo Peluk Gubernur MualemIa merinci penambahan korban berasal dari tiga provinsi."Untuk detail per provinsi, untuk Provinsi Aceh per hari ini itu berjumlah 359 jiwa, bertambah 14. Kemudian, Sumatera Utara itu 329 jiwa dan Sumatera Barat 226 jiwa," ujar dia.Abdul menegaskan bahwa upaya pencarian terhadap korban yang masih hilang terus dioptimalkan oleh seluruh tim gabungan."Sekali lagi inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Tentu saja simpati yang sangat mendalam kepada para korban," imbuh dia.Selain korban meninggal, BNPB juga mencatat adanya 389 warga yang masih hilang di tiga provinsi terdampak banjir dan longsor tersebut.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Dilansir dari Kompas.com, Senin , cabang bulu tangkis kembali menegaskan statusnya sebagai lumbung medali bagi Indonesia dengan menyumbangkan dua emas di SEA Games 2025.Pada nomor tunggal putra, Alwi Farhan keluar sebagai juara setelah melewati duel sengit melawan rekan senegara, Moh Zaki Ubaidillah.Laga final yang berlangsung selama lebih dari satu jam itu harus ditentukan lewat tiga gim, dengan Alwi akhirnya memastikan kemenangan.Keberhasilan Indonesia berlanjut di sektor ganda putra.Pasangan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani tampil solid di partai puncak dan menundukkan wakil Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik.Kemenangan dua gim langsung memastikan medali emas sekaligus memperkuat posisi Indonesia di papan klasemen.Sementara ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari menyumbang perunggu.Dari cabang wushu, Edgar Xavier Marvelo menutup kiprahnya di SEA Games dengan manis setelah meraih emas nomor taolu gabungan Chang Quan, Dao Shu, dan Gun Shu.Baca juga: Timnas U22 Indonesia Jadi Sorotan Media Vietnam Usai Gagal ke Semifinal SEA Games 2025Cabang atletik menjadi kontributor utama medali emas Indonesia pada hari pertandingan tersebut dengan total empat keping emas.Hendro Yap kembali menunjukkan konsistensinya dengan finis terdepan di nomor jalan cepat 20 kilometer putra, meninggalkan pesaing terdekatnya dari Myanmar.Dominasi Indonesia di nomor jalan cepat berlanjut lewat Violine Intan Puspita yang menjadi terbaik di sektor putri.Dari nomor maraton, Robi Syianturi tampil sebagai yang tercepat di kategori putra.Sementara itu, Odekta Elvina Naibaho kembali menegaskan reputasinya sebagai ratu maraton Asia Tenggara dengan meraih emas di nomor putri.Baca juga: Ratu Thailand Wakili Negaranya dalam SEA Games 2025, Cabor Apa?Tambahan medali emas Indonesia juga datang dari cabang skateboard nomor street.Hutomo Basral Graito tampil impresif sepanjang perlombaan dan menutup kompetisi dengan raihan skor tertinggi.Ia sukses mengungguli atlet tuan rumah serta pesaing lainnya, sekaligus melengkapi deretan emas Indonesia dari berbagai cabang olahraga di SEA Games 2025.(Sumber: Kompas.com/ Penulis: Yudha Riefwan Najib)sumber:https://sumut.antaranews.com/berita/648835/klasemen-medali-sea-games-2025-indonesia-kokoh-di-peringkat-kedua

| 2026-01-13 09:18