- Kepala Pusat Data dan Informasi Kabupaten Bener Meriah, Ilham Abdi, mengatakan pihaknya belum mengetahui soal adanya kehilangan logistik sebanyak 80 ton di Bener Meriah.Ilham menyebutkan, setiap bantuan yang masuk secara resmi ke posko gudang logistik di Bener Meriah, tercatat dengan baik. "Itu semua data keluar masuk logistik tercatat dan bisa dibuktikan. Soal benar atau tidak, kalau beras di posko logistik dipastikan tidak ada yang hilang karena setiap butirnya tercatat ke mana disalurkan," katanya saat dihubungi kompas.com, Kamis . "Mungkin dimaksud hilang di sini adalah beras dari donatur yang tidak masuk ke posko, itu tidak tercatat di kami," ucapnya.Baca juga: 80 Ton Bantuan Dikabarkan Hilang di Bener Meriah, Gubernur Mualem KecewaSementara itu, kata Ilham, untuk posko di bandara sendiri saat ini dipegang kendali oleh TNI-AU, yang diambil oleh petugas posko hanya yang dialamatkan ke Pemda."Di luar itu, posko Pemda tentu tidak bertanggung jawab. Kami mengimbau, semua pihak yang mengirimkan bantuan, kalau bisa semua dialamatkan ke posko bencana Pemkab Bener Meriah agar tercatat masuknya dan dikeluarkan sesuai kebutuhan masyarakat," tuturnya.lham memastikan, bahwa semua logistik yang masuk dan keluar melalui gudang logistik tercatat dan dapat dipertanggungjawabkan.Pihaknya juga belum mendapat informasi adanya kehilangan untuk logistik di gudang karena setiap butirnya tercatat."Maka itu, sejak awal kami sampaikan kepada para donatur atau siapa pun yang mau mengirimkan logistik untuk masyarakat, dialamatkan ke Posko Bencana atau langsung ke penerimanya menunggu di gudang kargo bandara rembele," katanya. "Jika bantuan sudah resmi tercatat diterima oleh gudang logistik, setiap penerimanya akan tercatat secara administrasi dan sudah ada SOP ketika akan disalurkan kepada siapa, jumlahnya berapa, lengkap dengan dokumentasi penerima," ucap ilham.Baca juga: Pemkab Bener Meriah, Aceh Perpanjang Masa Tanggap Darurat Hingga 23 Desember 2025Ilham berharap, semua bantuan tersalurkan tidak ada masyarakat kelaparan, tidak ada yang memanfaatkan kesempatan dan semua tepat sasaran."Bagi masyarakat yang menemukan adanya kecurangan, pencurian bantuan dan segala bentuk kejahatan terhadap bantuan segera melaporkan ke pihak berwajib," tuturnya.Sebelumnya, Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) mengaku kecewa setelah mendapatkan kabar adanya bantuan sebanyak 80 ton di Kabupaten Bener Meriah hilang tak tahu ke mana.Menurut Mualem, seyogyanya penyaluran logistik ke wilayah Bener Meriah-Aceh Tengah sudah berjalan maksimal. Namun, prosesnya tergantung di lapangan (daerah) apakah tepat sasaran atau tidak."Saya dengar berita, berita burung, ada 80 ton (bantuan) hilang entah ke mana. Kami turunkan semua di Bener Meriah, banyak donatur yang menyumbangkan, tetapi ya seperti itu, tidak tepat kepada sasaran," katanya saat konferensi pers di Pendopo Gubernur Aceh, Kamis malam.Mualem meminta kepada pihak yang ada di Bener Meriah dan semua relawan yang ada di sana agar menyalurkan bantuan tepat sasaran.Namun, Mualem menyebut, dirinya akan memeriksa kembali soal kebenaran di balik kabar kehilangan tersebut.
(prf/ega)
Kabar 80 Ton Bantuan Hilang, Kepala Data dan Informasi Bener Meriah Aceh: Di Posko, Setiap Butir Tercatat
2026-01-12 02:34:52
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 01:58
| 2026-01-12 01:27
| 2026-01-12 00:57
| 2026-01-12 00:52










































