Sebelum Putuskan Pinjol, Kenali Tekanan Psikologis yang Sering Terjadi

2026-01-11 03:14:51
Sebelum Putuskan Pinjol, Kenali Tekanan Psikologis yang Sering Terjadi
- Pinjaman online atau pinjol kerap menawarkan kemudahan dan kecepatan dalam memenuhi kebutuhan finansial.Namun, di balik kemudahan itu, banyak orang justru menghadapi tekanan psikologis serius akibat utang yang menumpuk.Menurut Meity Arianty, STP., M.Psi, psikolog, pinjol sering menjadi jalan pintas bagi mereka yang sedang menghadapi kebutuhan mendesak, tapi konsekuensi emosionalnya bisa lebih berat daripada yang dibayangkan.Baca juga: Di Balik Godaan Pinjol, Psikolog Ungkap Ada Dampak Serius bagi Kesehatan Mental"Biasanya orang menggunakan pinjol karena kebutuhan mendesak atau tekanan finansial yang tinggi," jelas Meity saat dihubungi Kompas.com, Rabu .Dari sisi psikologi, hal ini berkaitan dengan impulsivitas, yaitu kecenderungan membuat keputusan cepat tanpa pertimbangan matang, serta social comparison, di mana seseorang ingin terlihat sukses di lingkungan sosialnya."Aspek psikologis seperti tekanan emosional atau stres akibat ketidakmampuan finansial sering mendorong seseorang mencari solusi cepat dan mudah, dan itu yang ditawarkan oleh pinjaman online," ujar Meity.Banyak yang merasa tidak ada pilihan lain, sehingga lebih memilih jalan pintas meski risiko jangka panjangnya tinggi.Baca juga: Pinjol Tak Cuma Soal Utang, Ini Dampaknya bagi Hubungan KeluargaTak jarang, orang yang terlilit pinjol memilih menyembunyikan utangnya dari keluarga atau teman.Meity menjelaskan, hal ini sering terjadi karena rasa malu dan takut dicap gagal."Orang yang terjerat pinjol ingin menjaga citra finansialnya dan sering menolak menghadapi kenyataan buruk secara langsung," kata Meity.Ketakutan terhadap penilaian sosial dan keinginan mempertahankan citra diri membuat mereka cenderung menutup diri.Baca juga: Mengapa Utang Pinjol Sering Disembunyikan dari Keluarga? Ini Penjelasan PsikologTekanan utang pinjol bisa memicu kecemasan, depresi, gangguan tidur, dan perasaan tidak berharga.Bahkan, dalam kasus ekstrem, seseorang bisa mengalami risiko menyakiti diri sendiri atau percobaan bunuh diri."Teror penagihan yang agresif menimbulkan stres kronis dan rasa takut berlebihan, yang lama-kelamaan memengaruhi kualitas hidup," ungkap Meity.Beberapa tanda psikologis yang perlu diwaspadai meliputi:Baca juga: Pinjol Bukan Cuma Soal Uang, Ini Dampaknya bagi Kesehatan Mental Menurut Psikolog


(prf/ega)