KYIV, - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengungkapkan, dirinya dan rakyat Ukraina berharap agar Presiden Rusia Vladimir Putin binasa.Hal tersebut disampaikan Zelensky dalam pidato Malam Natal pada Rabu malam.Dalam pidatonya tersebut, Zelensky mengatakan warga Ukraina percaya bahwa langit terbuka pada malam suci tersebut dan setiap doa yang dipanjatkan akan terkabul.Baca juga: Bukannya Damai, Trump Manfaatkan Pesan Natal untuk Serang Partai Demokrat Habis-habisan"Sejak zaman kuno, orang Ukraina percaya bahwa pada malam Natal, langit terbuka, dan jika Anda menyampaikan impian Anda, impian itu pasti akan menjadi kenyataan," ujar Zelensky sebagaimana dilansir Euronews."Hari ini, kita semua memiliki satu impian yang sama, dan kita memanjatkan satu harapan, untuk kita semua," lanjutnya."'Semoga dia binasa' mungkin masing-masing dari kita berpikir demikian," kata Zelensky, merujuk pada Putin tanpa menyebutkan namanya secara langsung.Dia juga menuturkan, doa Malam Natal yang juga harus dipanjatkan adalah agar Ukraina damai.Baca juga: Turkiye Gagalkan Teror Natal, 115 Anggota ISIS Diringkus di IstanbulZelensky menambahkan, rakyat Ukraina juga berharap setiap keluarga dapat hidup dalam keharmonisan serta setiap anak merasakan kegembiraan melalui hadiah, senyuman, dan keyakinan pada kebaikan serta keajaiban.Pidato tersebut disampaikan di tengah kenyataan bahwa Rusia kembali melancarkan serangan militer selama periode Natal, bukannya menyepakati gencatan senjata.Sejak melancarkan invasi pada awal 2022, Rusia berulang kali menggunakan periode Natal untuk melakukan serangan besar ke wilayah Ukraina.Pada 25 Desember 2022, saat Ukraina menjalani Natal pertamanya di tengah perang besar, Rusia meluncurkan serangan rudal dan drone yang menargetkan infrastruktur energi hingga memicu pemadaman listrik luas dan korban sipil.Baca juga: Diduga Campurkan Ganja dalam Permen Natal Siswa TK, Wali Murid DitangkapPada Januari 2023, Putin sempat memerintahkan gencatan senjata selama 6–7 Januari, sesuai perayaan Natal kalender Julian yang dianut sebagian gereja Ortodoks Timur.Namun, pertempuran tetap berlanjut dan hingga siang 7 Januari 2023, otoritas Ukraina melaporkan sedikitnya tiga orang tewas dan 14 lainnya terluka akibat serangan Rusia di sedikitnya tujuh wilayah.Pada 25 Desember 2023, serangan drone Rusia menewaskan empat orang di Kherson saat Ukraina secara resmi merayakan Natal untuk pertama kalinya setelah menggeser perayaan dari 7 Januari.Tahun lalu, Rusia juga meluncurkan lebih dari 70 rudal dan lebih dari 100 drone pada 25 Desember 2024.Baca juga: Melihat Suka Cita Perayaan Natal di Palestina Setelah Dua Tahun Absen...
(prf/ega)
Rayakan 4 Kali Natal dalam Perang, Zelensky Harap Putin Binasa
2026-01-11 03:55:54
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 03:41
| 2026-01-11 03:41
| 2026-01-11 03:18
| 2026-01-11 03:02










































