Pulihkan Listrik di Aceh, Tower Darurat Dibawa Pakai Hercules

2026-01-12 08:56:22
Pulihkan Listrik di Aceh, Tower Darurat Dibawa Pakai Hercules
ACEH, - PT PLN (Persero) bekerja sama dengan TNI AU turun tangan untuk menangani pemulihan jaringan listrik pascabanjir Aceh. Pesawat Hercules diterbangkan dari Lapangan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta untuk mengangkut material tower darurat. Pesawat Hercules pertama  berhasil mendarat di Lanud Iskandar Muda Aceh sekitar pukul 1.45 WIB. Baca juga: Picu Cuaca Ekstrem di Sumut-Aceh, Apa Itu Siklon Senyar yang Muncul di Selat Malaka?Tim dari PLN dan TNI AU segera membongkar muatan untuk membangun tower darurat di titik-titik lokasi terdampak. Sebelumnya, dari hasil penelusuran lokasi jaringan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) yang terdampak, PLN menemukan kerusakan tower yang lebih banyak.Jika sebelumnya terindikasi 5 tower transmisi roboh, kini ditemukan adanya kerusakan hingga 12 tower di beberapa jalur transmisi SUTT 150KV, yaitu jalur Bireun-Arun, jalur Brandan-Langsa dan jalur Peusangan-Bireun.Baca juga: Gubernur Mualem Minta Bantuan Helikopter Polda Aceh untuk Distribusi Logistik BanjirGeneral Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Aceh, Eddi Saputra menegaskan akan melakukan pemulihan jaringan listrik secepatnya. “Siang ini, satu kloter material tower darurat telah mendarat dengan selamat di Aceh dan akan segera dibawa menuju titik kerusakan menggunakan helikopter untuk mempercepat proses pembangunan tower darurat,” ujar Eddi dalam rilis yang dikirimkan kepada Kompas.com .Lebih lanjut, Eddi menjelaskan bahwa mobilisasi cepat dan akurat menjadi langkah krusial dalam upaya pemulihan kembali jaringan transmisi utama yang terdampak.Baca juga: Gubernur Mualem Minta Bantuan Helikopter Polda Aceh untuk Distribusi Logistik Banjir“Awalnya kami mendata lima tower roboh, namun akibat cuaca ekstrem yang terus berlanjut, jumlahnya bertambah menjadi total dua belas tower yang mengalami kerusakan," katanya. Kondisi ini membuat PLN harus meningkatkan volume material dan percepatan distribusi ke lokasi. PLN terus berkoordinasi dengan TNI AU untuk mengirim material pendukung yang dibutuhkan dengan lebih cepat.“Kolaborasi dengan TNI AU melalui pengiriman material menggunakan pesawat Hercules sangat membantu, terutama untuk menjangkau lokasi-lokasi yang tidak dapat ditembus lewat darat," jelasnya. Begitu material tiba, tim langsung bergerak mengirimkannya ke titik-titik prioritas untuk pembangunan tower darurat. PLN juga menambah jumlah personel lapangan dari unit tersebar untuk memperkuat pengamanan jaringan, penanganan gangguan, serta percepatan pembangunan struktur sementara.Selain itu, koordinasi intensif dilakukan dengan pemerintah daerah, TNI–Polri, dan BPBD agar seluruh proses pemulihan berjalan aman dan terpadu.“Kami terus bekerja 24 jam untuk memulihkan sistem dan memastikan layanan kepada masyarakat bisa kembali normal secepat mungkin,” tambahnya.PLN mengimbau masyarakat di sekitar area terdampak untuk tetap berhati-hati dan menjauhi zona pekerjaan demi keselamatan bersama.Informasi gangguan dapat dilaporkan melalui aplikasi PLN Mobile agar segera ditindaklanjuti petugas.


(prf/ega)