Penampilan Pinkan Mambo di Synchronize Fest Disorot, Maia Estianty: Biarin Dia Gitu

2026-02-01 23:24:04
Penampilan Pinkan Mambo di Synchronize Fest Disorot, Maia Estianty: Biarin Dia Gitu
JAKARTA, - Maia Estianty bicara tentang penampilan penyanyi Pinkan Mambo yang tampil menggantikan Duo Maia di Synchronize Fest 2025.Seolah sudah hapal dengan tingkah mantan rekan duetnya, Maia hanya tersenyum. "Lucu sih," ucap Maia singkat di Comic 8 Revolution, Rabu ."Enggak apa-apa biarin dia gitu, karena kita haus hiburan," sambungnya maklum.Baca juga: Lihat Mantan Rekan Duetnya, Pinkan Mambo Sekarang, Maia Estianty: Dia Memang Harus BegituBerbicara tentang awal terpilihnya Pinkan sebagai pengganti Duo Maia, musisi berusia 49 tahun itu menceritakan bahwa awalnya memang kontrak di Synchronize Fest 2025 adalah Duo Maia."Gue nyanyi, sudah kontrak Synchronize, kebetulan gue harus pergi ke Bhutan," jelas Maia."Akhirnya kerjaan dikasih ke Pinkan," sambungnya.Namun mengenai keputusan Pinkan yang akhirnya dipilih, Maia hanya mengatakan bahwa itu keputusan bersama.Baca juga: Lebih Sukses Ratu Versi Pinkan Mambo atau Mulan Jameela? Ini Jawaban Maia Estianty"Siapa yang kira-kira centil? Diskusi sama mereka (Synchronize)," ujar Maia."Keluar lah nama Pinkan," jelasnya.Keputusan Maia dan pihak panitia untuk memilih Pinkan akhirnya dianggap tepat.Baik penonton maupun pengguna media sosial banyak memuji penampilan enerjik dan suara Pinkan yang sudah menjadi ciri khas.Sementara itu, Maia yang paham karakter Pinkan Mambo kemudian hanya berpesan agar Pinkan tak menyerah dan terus berjuang."Selamat berjuang, Nduk. Dia kan gitu, entar ganti apa, cari duit lagi," ucap Maia."Selamat berjuang Pinkan, lo harus hidup," lanjutnya.Maia juga berpesan agar Pinkan tak berhenti menyanyi.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Perubahan Anggaran Dasar dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap ketentuan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (UU BUMN). Salah satu implikasi penting dari penyesuaian tersebut adalah perubahan nama perseroan, dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk menjadi PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk.Sementara itu, pelimpahan kewenangan persetujuan RKAP 2026 dan RJPP 2026-2030 kepada Dewan Komisaris dijalankan dengan tetap mengedepankan mitigasi risiko serta prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, mengatakan seluruh keputusan RUPSLB merupakan bagian dari konsolidasi tata kelola perseroan agar semakin adaptif terhadap regulasi dan tantangan bisnis ke depan.Baca juga: Dana Rp 2,5 Miliar Digelontorkan, PGN Percepat Bantuan Banjir Aceh–Sumut“Penyesuaian yang disetujui pemegang saham bertujuan memastikan keselarasan anggaran dasar Perseroan dengan ketentuan regulasi yang berlaku, sekaligus memperkuat kejelasan peran, mekanisme pengambilan keputusan, dan akuntabilitas pengelolaan perusahaan secara berkelanjutan,” ujar Fajriyah.PGN menilai, langkah strategis yang diputuskan dalam RUPSLB ini mencerminkan komitmen kuat perusahaan dalam menjaga kepastian regulasi, memperkokoh struktur tata kelola, serta memastikan keberlanjutan kinerja jangka panjang. Upaya tersebut sejalan dengan mandat PGN sebagai subholding gas di bawah PT Pertamina (Persero), khususnya dalam mendukung ketahanan dan transisi energi nasional.

| 2026-02-01 21:30