Mau Sewa Mobil MPV Premium Saat Libur Nataru? Cek Tarif dan Paketnya

2026-02-01 20:44:14
Mau Sewa Mobil MPV Premium Saat Libur Nataru? Cek Tarif dan Paketnya
JAKARTA, – Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) selalu diikuti peningkatan permintaan sewa mobil, salah satunya untuk segmen MPV premium.Kendaraan dengan ruang kabin luas dan fitur kenyamanan tinggi menjadi salah satu pilihan pilihan untuk perjalanan jarak jauh maupun aktivitas keluarga selama liburan.Tenaga pemasar Sahabat Rentcar menyebut, tren tersebut sudah mulai terlihat sejak menjelang akhir tahun.Baca juga: QJMotor Punya 4 Motor untuk 2026, Siapkan Model AMT Lagi“Biasanya mendekati Nataru permintaan naik, terutama untuk Innova dan Alphard karena dipakai perjalanan keluarga atau tamu luar kota,” ujarnya kepada Kompas.com, Senin .Dari informasi Sahabat Rentcar, tarif sewa mobil MPV premium ditawarkan dengan beberapa pilihan model. Toyota Innova Reborn dipatok Rp 500.000 per hari, sementara Toyota Innova Zenix berada di angka Rp 800.000 per hari. Untuk kelas premium, Toyota Alphard dan Toyota Vellfire masing-masing dibanderol Rp 1.200.000 per hari.Selain sewa lepas, Sahabat Rentcar juga menyediakan skema all in dengan tambahan biaya di luar harga sewa mobil. Untuk penggunaan dalam kota, konsumen dikenakan tambahan Rp 200.000 per 24 jam dari harga sewa mobil. Biaya tersebut sudah mencakup jasa sopir, bahan bakar (BBM), tol, parkir, serta makan sopir.“Kalau luar kota, tambahannya Rp 400.000 per 24 jam. Itu sudah termasuk sopir, BBM, tol, parkir, dan makan sopir, tapi memang belum termasuk harga sewa mobilnya,” kata tenaga pemasar Sahabat Rentcar.kompas.com Toyota Vellfire.Sementara itu, penyedia jasa lain, Jakrent, juga menawarkan beragam pilihan MPV premium selama periode Nataru. Untuk Toyota Innova Zenix, tarif sewa berada di kisaran Rp 800.000 per hari, sedangkan Toyota Innova Venturer dibanderol Rp 850.000 per hari.Pada segmen premium, Jakrent mematok harga sewa Toyota Alphard atau Vellfire sebesar Rp 2.000.000 per hari. Adapun untuk Toyota Alphard generasi keempat (Gen 4), tarif sewanya mencapai Rp 3.000.000 per hari.Tenaga pemasar Jakrent menjelaskan bahwa harga tersebut sudah termasuk jasa sopir.“Untuk harga kami sudah termasuk driver, tapi belum termasuk BBM, tol, parkir, dan makan pengemudi,” ujarnya.Baca juga: Cara Mengecas Motor Listrik yang Bikin Baterai AwetDengan perbedaan skema layanan dan fasilitas yang ditawarkan masing-masing penyedia rental, calon penyewa disarankan mencermati detail biaya sejak awal agar dapat menyesuaikan anggaran dan kebutuhan perjalanan selama libur Nataru.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Selain kecepatan internet mobile, DataReportal x Ookla ini juga mengungkap kecepatan internet kabel (fixed broadband) di Indonesia.Adapun median download speed internet kabel di Indonesia kini tercatat di 39,88 Mbps, naik 24,4 persen dari tahun lalu.Sementara median upload kini tercatat di angka 26,61 Mbps (naik 37,4 persen) dan latensi di angka 7 ms (turun 12,5 persen).Perlu dicatat, laporan ini menggunakan pengukuran median. Ini merujuk pada kecepatan rata-rata tengah ketika pengguna mengunduh data dari internet ke perangkat.Berbeda dengan rata-rata biasa (mean) yang bisa dipengaruhi oleh hasil pengukuran ekstrem, median menunjukkan angka tengah dari seluruh tes kecepatan.Artinya, setengah pengguna di Indonesia mendapatkan kecepatan unduh di bawah 45,01 Mbps, dan setengahnya lagi di atas angka tersebut, ketika menggunakan data seluler. Dengan cara ini, data dianggap lebih merepresentasikan pengalaman nyata pengguna sehari-hari.speedtest Dalam kategori internet seluler, Bekasi menempati posisi ke -118 (dari 148 kota) secara global, sekaligus menjadi yang tertinggi di Indonesia dengan kecepatan unduh (download speed) median 54,59 MbpsDalam laporan Ookla yang dipublikasi secara terpisah, Bekasi dan Jakarta Selatan (Jaksel) tercatat sebagai kota dengan internet tercepat di Indonesia, kecepatannya tembus di atas 50 Mbps untuk data seluler.Baca juga: Kecepatan Internet Indonesia Meningkat 10 Kali Lipat sejak 2014Laporan Speedtest merinci, dalam kategori internet seluler, Bekasi punya nilai tengah download speed 54,59 Mbps. Sementara Jaksel dengan 52,29 Mbps.Selain itu, Speedtest juga mengukur angka tengah kecepatan unggah (upload speed) dan latensi.Menurut laporan Speedtest, Bekasi punya kecepatan unggah 21,05 Mbps dan latensi 18 ms. Sementara, Jaksel punya kecepatan unggah 17,84 Mbps dan latensi 20 ms.Capaian ini menjadikan keduanya sebagai representasi kota dengan internet tercepat di Indonesia, meski secara global posisinya masih di papan bawah.

| 2026-02-01 20:35