Sejarah SEA Games, dari SEAP Games hingga Edisi ke-33 di Bangkok

2026-01-12 07:18:46
Sejarah SEA Games, dari SEAP Games hingga Edisi ke-33 di Bangkok
- SEA Games XXXIII telah berlangsung di Bangkok, Thailand, pada Selasa hingga Sabtu .Acara ini menjadi ajang olahraga dua tahunan yang kembali mempertemukan negara-negara Asia Tenggara.Di balik persaingan atlet dan perolehan medali, SEA Games memiliki sejarah panjang yang berakar pada upaya membangun kerja sama regional melalui olahraga sejak akhir 1950-an.Baca juga: Sejarah SEA Games: Awal Mula, Perkembangan, dan Fakta yang Jarang DiketahuiSEA Games bermula dari South East Asia Peninsular (SEAP) Games yang pertama kali digelar pada 1959 di Bangkok, Thailand.Gagasan pendiriannya dicetuskan oleh Luang Sukhum Naiyapradith, Wakil Presiden Komite Olimpiade Thailand, saat Asian Games 1958 di Tokyo.Ide tersebut adalah membentuk “Asian Games versi kecil” bagi negara-negara Asia Tenggara agar mempererat hubungan antarnegara yang baru merdeka dan meningkatkan kemampuan atlet kawasan sebelum bertanding di Asian Games dan Olimpiade .Negara pendiri SEAP Games meliputi Thailand, Burma (Myanmar), Kamboja, Laos, Malaya (Malaysia), dan Vietnam Selatan, dengan Singapura bergabung sebelum penyelenggaraan pertama.Baca juga: Sejarah Sepak Bola Wanita, Cabor Penting SEA Games 2023Pada periode awal, penyelenggaraan SEAP Games sangat dipengaruhi situasi politik Asia Tenggara, termasuk Perang Dingin dan konflik di Indochina.Beberapa negara sempat menarik diri atau tidak mampu menjadi tuan rumah karena kondisi politik dan keamanan.Akibat perubahan geopolitik dan penambahan negara peserta, pada 1977 ajang ini resmi berganti nama menjadi Southeast Asian Games (SEA Games).Perubahan nama ini menandai perluasan ke negara-negara Asia Tenggara kepulauan seperti Indonesia, Filipina, dan Brunei, tanpa mengulang penomoran edisi sebelumnya Baca juga: Sejarah ASEAN: Dari Deklarasi Bangkok 8 Agustus 1967 hingga Perayaan di Osaka Seiring waktu, jumlah negara peserta SEA Games terus bertambah hingga mencakup 11 negara Asia Tenggara, dengan Timor Leste menjadi anggota terbaru sejak 2003.SEA Games memiliki sejumlah ciri khas yang membedakannya dari ajang olahraga internasional lain, antara lain:Tuan rumah berhak menentukan cabang olahraga, selain atletik dan akuatik yang wajib dipertandingkan.Banyak cabang olahraga tradisional dan regional dipertandingkan, seperti sepak takraw, pencak silat, muay thai, dan arnis.


(prf/ega)