Tradisi Lempar Uang di Jembatan Sewo Indramayu Dilarang Saat Nataru

2026-02-01 17:24:52
Tradisi Lempar Uang di Jembatan Sewo Indramayu Dilarang Saat Nataru
INDRAMAYU, - Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Polres Indramayu mengingatkan pengendara yang melintas di Jalur Pantura untuk tidak melempar uang di Jembatan Sewo.Imbauan tersebut ditandai dengan pemasangan spanduk larangan melempar uang oleh Satlantas Polres Indramayu di sekitar Jembatan Sewo, yang merupakan perbatasan antara Kabupaten Indramayu dan Subang.Baca juga: Penyapu Koin di Jembatan Sewo Indramayu Kocar-kacir Dibubarkan PetugasKasat Lantas Polres Indramayu AKP Rizky Aulia Pratama menegaskan, larangan tersebut penting dipatuhi demi menjaga kelancaran arus lalu lintas sekaligus meminimalkan risiko kecelakaan, terutama saat volume kendaraan meningkat pada momen Nataru.“Larangan melempar koin atau uang di jembatan ini bukan semata soal ketertiban, tetapi demi keselamatan bersama. Aktivitas tersebut berisiko menimbulkan kecelakaan, baik bagi pengendara maupun warga di sekitar,” kata Rizky di Polres Indramayu, Sabtu .Selain kepada pengendara, Satlantas Polres Indramayu menaruh perhatian pada aktivitas penyapu koin yang kerap muncul di sekitar Jembatan Sewo.Aktivitas penyapu koin di Jembatan Sewo ini diketahui erat kaitannya dengan sebuah cerita rakyat kakak beradik Saedah dan Saeni yang begitu melegenda di wilayah setempat.Ada beberapa versi soal mitos tersebut yang diturunkan dari mulut ke mulut. Mereka di kisahkan sebagai orang miskin yang bertahan hidup menjadi pengemis.Ada pula yang menyebut Saedah dan Saeni merupakan penari ronggeng yang menjelma menjadi buaya di Jembatan Sewo. Hingga saat ini, legenda itu, masih dipercaya masyarakat.Adapun alasan pengendara melempar uang di Jembatan Sewo dipercaya bisa memberikan keselamatan saat melintas di Jalur Pantura, sebagian lagi percaya dengan melempar uang di Jembatan Sewo bisa membawa keberkahan dan keuntungan.Uang yang dilempar pengendara itu kemudian dimanfaatkan oleh warga untuk mengais rezeki dengan bermodal sapu.Meskipun kegiatan tersebut telah lama menjadi cara sebagian warga untuk mengais rezeki, Rizky menegaskan bahwa aktivitas berebut uang di badan jalan sangat membahayakan.Terlebih, saat momen Nataru tiba, aktivitas itu sangat mengganggu kelancaran lalu lintas.Baca juga: Penyapu Koin di Jembatan Sewo Indramayu Dibubarkan, Membahayakan dan Bikin MacetSebagai upaya pencegahan, Rizky telah memerintahkan anggotanya melakukan pendekatan secara humanis kepada warga yang biasa menyapu koin di sekitar jembatan.Mereka diminta untuk menghentikan aktivitas tersebut demi keselamatan bersama.“Mereka kami imbau agar tidak lagi melakukan aktivitas tersebut karena dapat membahayakan diri sendiri maupun pengendara yang melintas,” ujar Rizky.Menurutnya, pendekatan persuasif dan edukatif menjadi langkah utama yang ditempuh Satlantas Polres Indramayu agar warga memahami risiko dari aktivitas menyapu koin di jalan raya.Baca juga: Jelang Natal dan Tahun Baru, Bulog Indramayu Jamin Ketersediaan BerasPolisi juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam menciptakan lalu lintas yang aman dan tertib.“Kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama menciptakan lalu lintas yang aman dan tertib. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.Dengan pemasangan spanduk imbauan serta komunikasi langsung di lapangan, Rizky menegaskan bahwa aktivitas menyapu koin maupun melempar uang oleh pengguna jalan di Jembatan Sewo dilarang karena rawan menimbulkan kecelakaan.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-02-01 18:03