Siswa SMP di Gading Serpong Tewas Usai Jatuh dari Lantai 8, Polisi Selidiki

2026-01-15 11:36:01
Siswa SMP di Gading Serpong Tewas Usai Jatuh dari Lantai 8, Polisi Selidiki
Siswa SMP berinisial NCA (13) tewas setelah jatuh dari lantai 8 sekolah di kawasan Gading Serpong, Kelapa Dua, Tangerang Selatan (Tangsel). Polisi membenarkan peristiwa tersebut."Kami menyampaikan terkait adanya peristiwa itu benar, pada Senin tanggal 3 November 2025. Kami mendapat informasi bahwa ada kejadian satu orang siswa di sekolah P, di Kecamatan Kelapa Dua, terjatuh," kata Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Wira Graha Setiawan kepada wartawan, Rabu .Polisi kini telah mengecek tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan rekaman CCTV serta memeriksa saksi. Meski begitu, belum diketahui penyebab korban jatuh."Saat ini kami masih dalam proses penyelidikan terkait peristiwa tersebut," katanya.Wira menerangkan, NCA masih hidup saat ditemukan setelah terjatuh. Namun kondisinya semakin kritis dan meninggal dunia ketika dibawa ke rumah sakit."Pada saat kejadian, siswa tersebut masih ditemukan dalam kondisi bernyawa, kemudian dari pihak sekolah membawa ke rumah sakit. Setelah di RS, korban dinyatakan telah meninggal dunia," ungkapnya.Wira menuturkan, saat ini jasad korban sudah dibawa pihak keluarga. Pihaknya mengungkapkan belasungkawa."Untuk jenazah saat ini masih di rumah duka bersama keluarga. Kami juga mengucapkan turut berdukacita yang mendalam terhadap keluarga pada peristiwa ini," katanya.Lihat juga Video: Wanita Lompat dari Lantai 19 Apartemen Kalibata gegara Ada ODGJ[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Secara medis, luka dapat dibedakan berdasarkan seberapa dalam jaringan tubuh yang rusak.Luka superfisial adalah jenis luka yang hanya mengenai sebagian lapisan kulit, seperti goresan atau lecet. Luka jenis ini biasanya tidak terlalu dalam dan dapat sembuh dalam waktu cepat.“Luka superfisial itu yang terputus kontinuitasnya hanya sebagian lapisan kulit,” kata dr. Heri.Berbeda dengan luka superfisial, luka dalam biasanya menembus lapisan kulit hingga mengenai jaringan otot, bahkan tulang. Kondisi ini dapat menyebabkan perdarahan dan risiko infeksi yang lebih tinggi.Umumnya, luka dalam memerlukan penanganan medis segera karena proses penyembuhannya lebih kompleks dibanding luka ringan.“Kalau dia luka dalam, itu tembus dari kulit bisa sampai ke otot. Bahkan kalau traumanya berat, bisa sampai ke tulang,” lanjut dr. Heri.Baca juga: SHUTTERSTOCK/NONGASIMO Beda jenis luka, beda penyebab dan cara penyembuhannya. Memahami jenis luka penting agar penanganannya tepat, simak penjelasan dokter.Selain dari kedalamannya, luka juga dapat dikategorikan berdasarkan waktu penyembuhannya menjadi luka akut dan kronis.Menurut dr. Heri, luka akut adalah luka yang sembuh melalui proses alami tubuh dan biasanya pulih dalam waktu beberapa minggu.“Luka juga bisa diklasifikasikan menurut waktu sembuhnya, itu menjadi luka yang akut dan luka yang kronis,” ucap dr. Heri.“Luka yang akut itu adalah luka yang sembuh dengan proses alamiah, yang seharusnya dia bisa sembuh sekitar empat sampai delapan minggu,” tambahnya.Ketika penyembuhan tidak berjalan semestinya, kategori luka bisa berubah menjadi luka kronis, artinya luka yang mengalami proses sembuh lebih lama.“Kalau proses sembuhnya mengalami gangguan, dia akan menjadi suatu luka yang kronis, yang bisa sampai berminggu-minggu, berbulan-bulan, sampai bertahun-tahun,” ujar dr. Heri.Faktor yang bisa menyebabkan luka menjadi kronis antara lain infeksi, kekebalan tubuh, hingga penyakit penyerta seperti diabetes.

| 2026-01-15 10:28