LABUAN BAJO - Kantor Kesyahbandaraan dan Otoritas Pelabuhan Labuan Bajo, menyebut Kapal Wisata KM Putri Sakinah yang mengangkut pelatih Valencia dan keluarga tenggelam di perairan Pulau Padar, Taman Nasional Komodo, dipicu karena anomali cuaca.Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, menjelaskan kapal wisata tersebut tenggelam karena di sekitar perairan Padar dilanda cuaca buruk dan gelombang dengan ketinggian kurang lebih dua meter yang mengakibatkan kapal tersebut terbalik dan akhirnya tenggelam."Dugaan sementara cuaca buruk disertai gelombang tinggi menjadi penyebab utama tenggelamnya kapal tersebut," ungkap Christian saat dihubungi Kompas.com, Minggu . Baca juga: Update Pencarian Pelatih Valencia dan KM Putri Sakinah: Tim SAR Temukan Life Jacket Ia menerangkan kondisi cuaca ekstrem dan kegelapan malam hari secara signifikan menghambat tim SAR gabungan untuk melakukan operasi penyelamatan penumpang KM Putri Sakinah itu."Proses evakuasi sempat mengalami kendala karena cuaca buruk dan jarak pandang yang terbatas. Namun di tengah keterbatasan, tim SAR gabungan berhasil menyelamatkan 7 orang penumpang," terang dia.Sebelumnya, Kepala KSOP Kelas III Labuan Bajo, Stephanus Risdiyanto juga menyampaikan hal senada. Ia mengatakan pihaknya mengeluarkan surat persetujuan berlayar bagi kapal tersebut pada Kamis .Baca juga: Pencarian Pelatih Valencia B, Tim SAR Temukan Serpihan KM Putri Sakinah yang Tenggelam di Labuan Bajo"Karena anomali cuaca, padahal prakiraan cuaca gelombang kurang dari 0,5 meter," kata Stephanus saat dikonfirmasi Sabtu.Ia menyebut, dirinya turun langsung ke lokasi tempat kapal itu tenggelam dan gelombang tinggi."Saya buat notice to marineers terkait cuaca ekstrem salah satunya SPB ke Pulau Padar ditutup sementara. Saat berada di lokasi kejadian, kita kena gelombang tinggi," ujar dia.Fathur Rahman Kepala Kantor SAR Maumere, menjelaskan peristiwa itu bermula pada saat KM Putri Sakinah yang membawa 11 person on board (POB) berangkat dari Pulau Komodo menuju Pulau Padar untuk melanjutkan perjalanan wisata pada Pukul 20.00 WITA.Baca juga: Kata Media Asing soal Tragedi Pelatih Valencia Tewas Saat Berlibur di Labuan Bajo "Nahas pukul 20.30 Wita kapal mengalami mati mesin dan tenggelam," ungkap Fathur Sabtu siang.Ia mengatakan, korban selamat sebanyak 7 orang telah dievakuasi ke Labuan Bajo oleh tim SAR gabungan."Penumpang yang selamat antara lain 2 orang WNA asal Spanyol dan 4 kru kapal serta 1 orang guide," katanya.Sementara korban lainnya saat ini masih dalam pencarian. Salah satunya yakni Pelatih Tim B Putri salah satu klub di Liga Spanyol, Valencia, Fenando Martin Carerras bersama tiga orang anaknya.
(prf/ega)
Penyebab KM Putri Sakinah Tenggelam di Labuan Bajo: Mati Mesin dan Anomali Cuaca Ekstrem
2026-01-12 04:17:55
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 04:54
| 2026-01-12 04:37
| 2026-01-12 04:22
| 2026-01-12 04:19










































