Di Hadapan Pramono, Rektor Minta IKJ Dihubungkan dengan TIM agar Terpadu

2026-01-15 10:27:57
Di Hadapan Pramono, Rektor Minta IKJ Dihubungkan dengan TIM agar Terpadu
Rektor Institut Kesenian Jakarta (IKJ) Syamsul Maarif menyampaikan sejumlah usulan kepada Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. Salah satunya, agar kampus IKJ dan kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM) diintegrasikan menjadi satu ekosistem seni dan budaya yang terpadu.Hal itu disampaikan Syamsul saat Pramono berkunjung ke IKJ, Jakarta, Selasa . Syamsul mengatakan, jika akses antarkawasan dibuka dan dikelola bersama, IKJ akan menjadi bagian penting dari ekosistem seni Jakarta."Kalau akses-akses ini dibuka, TIM menjadi satu ekosistem dan IKJ ada di dalamnya. Jadi Akademi Jakarta, kemudian Dewan Kesenian Jakarta, dan itu dikelola oleh Dinas Kebudayaan yang menjadi anchor-nya," ujar Syamsul di IKJ, Jakarta Pusat, Selasa .Selain itu, Syamsul memohon dukungan Pemprov DKI terkait pembangunan gedung mangkrak di Fakultas Seni Rupa serta pengembangan masterplan IKJ yang terintegrasi dengan kawasan Kota Tua. Ia berharap keberadaan IKJ bisa menjadi 'dapur' seni dan budaya bagi Jakarta sebagai kota global."Ada gedung mangkrak di Fakultas Seni Rupa yang kami sudah mohon ke Pak Gubernur dan Pak Gubernur sudah memerintahkan stafnya untuk segera dilanjutkan," ungkapnya."Selain itu kita mau bikin masterplan IKJ, termasuk Kota Tua, mungkin nanti difungsikan sebagai etalasenya IKJ dan bagian dari Pemprov DKI dalam menyongsong 500 tahun ulang tahun DKI," lanjutnya.Menanggapi hal itu, Pramono menyatakan dukungannya terhadap penguatan peran IKJ dalam ekosistem seni Jakarta. Ia menegaskan pengembangan Kota Tua bukan berarti memindahkan kampus IKJ, melainkan menjadikannya sebagai etalase karya seni."Kota Tua akan menjadi etalase bagi seni dan budaya kita. Tentunya IKJ sebagai gudangnya orang berkreasi dan berkesenian akan sering tampil di forum-forum yang kita siapkan mulai awal tahun depan," kata Pramono.Pramono juga berencana menata kembali kawasan TIM agar lebih terbuka, rapi, dan nyaman bagi masyarakat. Menurutnya, keterpaduan antara IKJ dan TIM akan memperkuat wajah Jakarta sebagai kota global yang berbudaya."Saya akan minta kepada Balai Kota untuk mulai melihat, membangun ekosistem di TIM ini, termasuk IKJ di dalamnya, supaya lebih rapi dan nyaman. Ini agar orang yang datang punya kesan baik," ujarnya.Simak juga Video Purwacaraka Soroti Biaya Sewa TIM: Sejak Kapan BUMD Ambil Profit?[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-01-15 10:19