Dukung Bisnis Berkelanjutan, Astra Agro (AALI) Jalankan Nol Deforestasi

2026-01-12 07:53:38
Dukung Bisnis Berkelanjutan, Astra Agro (AALI) Jalankan Nol Deforestasi
JAKARTA, - PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) menjalankan upaya kebijakan keberlanjutan (sustainability policy).Salah satunya adalah dengan kebijakan nol deforestasi (no deforestation) dalam seluruh operasionalnya sejak 2015.Direktur Astra Agro Bandung Sahari mengatakan, kebijakan keberlanjutan ini menjadi DNA perusahaan yang wajib dipatuhi oleh seluruh rantai pasok, mulai dari perkebunan inti, plasma, hingga mitra pemasok pihak ketiga.Pada kebijakan nol deforestasi, Astra Agro memiliki empat pokok utama. Pertama, tidak ada pembangunan di hutan Stok Karbon Tinggi (SKT). Kedua, tidak ada pembangunan di area dengan Nilai Konservasi Tinggi (NKT).Baca juga: Menperin: Investasi di Industri Agro Tembus Rp 85 Triliun, Serap 9,8 Juta Tenaga KerjaSedangkan, pokok ketiga tidak melakukan pembakaran dan keempat mengurangi emisi gas rumah kaca (GRK) di perkebunan.Sebagai informasi, area dengan nilai konservasi tinggi atau high conservation value (HCV) adalah area-area di suatu bentang alam yang memiliki keunikan atau kepentingan yang sangat signifikan dalam konteks biologis, ekologis, hidrologis dan sosial-budaya.Bandung mengungkapkan, Astra Agro yang berkomitmen pada tidak ada deforestasi telah menyelesaikan pembaharuan penilaian terhadap area NKT (HCV reassessment) pada seluruh wilayah operasinya.Hal ini merupakan bagian dari upaya untuk mewujudkan tata kelola perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan dengan tetap mempertimbangkan aspek pelestarian keanekaragaman hayati dan fungsi ekologis.Sebagai bagian dari tata kelola berkelanjutan, Astra Agro telah menyelesaikan pembaruan penilaian NKT (HCV reassessment) di seluruh wilayah operasinya.Proses kegiatan yang ketat ini melibatkan kolaborasi dengan lembaga independen ternama seperti Daemeter Consulting, PILI Green Network, dan Eco Nusantara, serta yang terpenting, masyarakat lokal.Baca juga: Astra Agro Lestari (AALI) Dorong Produktivitas Sawit BerkelanjutanIa menekankan bahwa penilaian NKT ini menjadi landasan ilmiah dan partisipatif untuk pengelolaan keanekaragaman hayati berbasis lansekap.“Partisipasi aktif masyarakat adalah kunci keberhasilan jangka panjang. Melalui pemetaan partisipatif dan konsultasi mendalam, kami membangun rasa kepemilikan bersama yang esensial bagi efektivitas konservasi,” imbuh dia.


(prf/ega)