Kapolda Metro Minta Jajaran Kedepankan Kecepatan dan Tanggap Hadapi Bencana

2026-01-15 01:58:41
Kapolda Metro Minta Jajaran Kedepankan Kecepatan dan Tanggap Hadapi Bencana
Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri memimpin Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana di Lapangan Presisi, Jakarta Selatan, hari ini. Dia berpesan kepada jajarannya agar mengedepankan kecepatan dalam merespons bencana di berbagai wilayah.Hal ini disampaikan Asep saat membacakan amanat dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Pihaknya ingin memastikan kesiapan seluruh pihak menghadapi potensi bencana di wilayah Jakarta terutama di tengah cuaca ekstrem saat ini."Kedepankan kecepatan dan ketepatan respons dalam tanggap darurat bencana, mulai evakuasi, penyaluran bantuan, pemberian trauma healing, hingga percepatan pemulihan dan rehabilitasi infrastruktur," kata Asep di hadapan peserta apel, Rabu .Selain itu, dia berpesan kepada jajarannya untuk melakukan deteksi dini dan pemetaan wilayah rawan bencana. Dia meminta upaya tersebut dilakukan secara berkelanjutan berkolaborasi dengan BMKG serta pihak terkait lainnya."Kedua, berikan informasi dan imbauan terkait potensi ancaman bencana alam. Yang ketiga, pastikan kesiapan personel, sarana dan prasarana, termasuk peralatan evakuasi, kendaraan operasional, serta ketersediaan bantuan logistik pendukung," ujarnya.Poin selanjutnya adalah membuat simulasi kegiatan tanggap darurat bencana secara rutin. Upaya ini sebagai sarana edukasi dan latihan kesiapan perniagaan.Kemudian dia ingin jajarannya melaksanakan tugas kemanusiaan ini dengan penuh empati dan profesional. Harapannya, hal itu tidak hanya menghadirkan rasa aman, tapi juga kenyamanan bagi masyarakat."Yang ketujuh, pastikan seluruh kegiatan penanggulangan bencana alam dilaksanakan sesuai dengan prosedur, baik sebelum, saat, maupun setelah terjadi bencana," katanya.Apel ini diikuti oleh 715 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, BPBD, Basarnas, Dinas Pemadam Kebakaran, hingga Satpol PP. Ratusan sarana prasarana juga disiagakan untuk mengantisipasi kedaruratan bencana.Simak Video Kapolri Tekankan Respons Cepat dan Tepat dalam Penanganan Bencana[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Hingga kini, tolok ukur tersebut baru mampu dicapai Ducati, yang mendominasi klasemen konstruktor dengan enam gelar juara beruntun.Honda tercatat sebagai pabrikan pertama yang naik level dalam sistem konsesi sejak skema A-B-C-D diberlakukan pada awal 2024.Honda berhasil melampaui ambang batas 35 persen poin, sehingga berhak bergabung dengan KTM dan Aprilia di kategori C.Baca juga: Cara Mengecas Motor Listrik yang Bikin Baterai AwetDengan perubahan itu, Yamaha kini menjadi satu-satunya pabrikan yang masih berada di kategori D.Dok. HRC Aleix Espargaro menjadi pebalap tes untuk Honda Racing Corporation (HRC)Kondisi tersebut membuat Yamaha tetap menikmati konsesi penuh, termasuk kebebasan pengembangan mesin serta tes privat bersama pebalap utama.“Ini soal di mana kami harus berada, kami harus ada di A. Jadi ini adalah langkah pertama yang logis yang harus kami lakukan,” kata Espargaro, dikutip dari Crash, Selasa .Kenaikan peringkat Honda tidak lepas dari performa solid pada akhir musim 2025.Pada seri penutup musim, Luca Marini finis di posisi ketujuh, hasil krusial yang dibutuhkan Honda untuk melampaui ambang batas poin konsesi.Baca juga: Persiapan Touring Libur Nataru: Ini Item yang Harus Dibawa BikerSelain Marini, performa positif juga ditunjukkan Joan Mir yang meraih beberapa podium, serta Johann Zarco yang berhasil memenangi satu balapan.AFP/LOIC VENANCE Pebalap LCR Honda, Johann Zarco, memacu motornya selama sesi latihan bebas di MotoGP Perancis 2025 di Sirkuit Le Mans pada 10 Mei 2025.Zarco pun menutup musim sebagai pebalap Honda terbaik di klasemen dunia, finis di posisi ke-12, unggul enam poin dari Marini.Espargaro turut menyoroti intensitas program pengujian yang dijalani Honda sepanjang musim. “Sungguh luar biasa seberapa banyak kami bekerja. Saya menjalani tes di Malaysia, lalu kembali ke Eropa, kemudian ke Aragon sebelum tampil wild card di Valencia. Ini menunjukkan besarnya komitmen Honda,” ujarnya.Terkait minimnya konsesi yang dimiliki Ducati, Espargaro membandingkannya dengan perkembangan motor Honda selama musim berjalan. “Dengan segunung material dan ratusan lap pengujian, perubahan motor dalam enam bulan terakhir sungguh luar biasa,” katanya. “Honda membawa banyak pembaruan untuk Joan dan Luca. Misalnya, kami memiliki tiga pembaruan mesin selama musim berjalan, dan mesin yang digunakan sekarang sangat cepat,” ucap Espargaro.Mulai seri pembuka MotoGP 2026, Honda akan bergabung dengan Ducati, KTM, dan Aprilia dalam aturan pembekuan mesin.Sementara itu, era baru MotoGP dengan mesin 850 cc dijadwalkan resmi dimulai pada 2027.

| 2026-01-15 01:08