3 Pria Ditangkap atas Insiden Kebakaran Apartemen Hong Kong, Telan 55 Korban Jiwa

2026-01-12 04:22:45
3 Pria Ditangkap atas Insiden Kebakaran Apartemen Hong Kong, Telan 55 Korban Jiwa
HONG KONG, – Polisi Hong Kong telah menangkap tiga pria yang diduga bertanggung jawab atas kebakaran di kompleks apartemen di Distrik Tai Po hingga menewaskan sedikitnya 55 orang.Dari insiden pada Rabu tersebut, lebih dari 250 penghuni masih dilaporkan hilang dalam insiden yang disebut sebagai kebakaran paling mematikan di kota tersebut dalam beberapa tahun terakhir.Sebanyak 62 orang lainnya dinyatakan terluka, banyak di antaranya mengalami luka bakar serta gangguan pernapasan akibat asap tebal.Baca juga: 2 WNI Tewas akibat Kebakaran Apartemen di Hong KongPETER PARKS/AFP Petugas pemadam kebakaran menyemprotkan air ke api saat kebakaran besar melanda beberapa blok apartemen di perumahan Wang Fuk Court di distrik Tai Po, Hong Kong, pada 27 November 2025.Kebakaran besar yang terjadi pada Rabu sore itu melalap tujuh dari delapan bangunan di kompleks apartemen tersebut.Meskipun api di empat menara berhasil dikendalikan pada Kamis pagi, upaya evakuasi dan pencarian korban terus berlangsung di tengah suhu tinggi dan kepulan asap tebal.Kini, polisi Hong Kong telah menahan tiga pria dari sebuah perusahaan konstruksi atas dugaan pembunuhan secara tidak sengaja.Ketiganya berusia 52 hingga 68 tahun dan merupakan para direktur serta seorang konsultan teknik perusahaan.Penangkapan dilakukan setelah polisi menemukan adanya penggunaan bahan bangunan yang diduga tidak aman saat renovasi gedung.“Kami punya alasan untuk percaya bahwa mereka yang bertanggung jawab dalam perusahaan konstruksi tersebut sangat lalai,” kata Eileen Chung, Senior Superintendent Kepolisian Hong Kong.Investigasi menunjukkan bahan busa yang sangat mudah terbakar ditemukan di bagian luar jendela setiap lantai dekat lobi lift di salah satu menara yang tidak terdampak kebakaran — diduga dipasang oleh perusahaan tersebut.Otoritas juga memperkirakan beberapa material pada dinding luar gedung tidak memenuhi standar ketahanan api, sehingga mempercepat penyebaran kobaran.AFP/PETER PARKS Sebuah apartemen masih terbakar saat kebakaran besar melanda beberapa blok apartemen di perumahan Wang Fuk Court di distrik Tai Po, Hong Kong, pada 27 November 2025. Korban tewas akibat kebakaran gedung tinggi di Hong Kong telah meningkat menjadi setidaknya 44 orang, kata para pejabat pada 27 November saat api masih membara dan polisi mengatakan tiga tersangka telah ditangkap. Perancah (scaffolding) bambu diduga sebabkan api cepat meluas pada kebakaran apartemen Hong Kong tersebut.Hingga saat ini, penyebab utama kebakaran belum dapat dipastikan. Namun, para pejabat meyakini api bermula dari perancah bambu yang ada di luar gedung lantai 32 sebelum merambat ke dalam bangunan dan ke gedung-gedung sekitar. Angin kencang diduga memperburuk keadaan.Api besar sempat menimbulkan kepulan asap gelap dan percikan bara merah menyala yang berjatuhan.Baca juga: Penampakan Kebakaran Apartemen Hong Kong, Diduga Bermula dari Perancah Bambu


(prf/ega)