Nenek Elina Diperiksa Polda Jatim, Mengaku Diangkat 4 Orang Saat Diusir dari Rumah

2026-01-12 13:29:38
Nenek Elina Diperiksa Polda Jatim, Mengaku Diangkat 4 Orang Saat Diusir dari Rumah
SURABAYA, - Elina Widjajanti (80), yang menjadi korban dugaan pengusiran dan pembongkaran rumah di Surabaya diperiksa Polda Jatim pada Minggu .Ia mengaku ditanya oleh polisi terkait kedatangan sekelompok orang saat terjadi pengusiran. Elina mengungkapkan bahwa ia diangkat oleh empat orang. Dua orang memegang kaki, dua lagi memegang tangannya.Sebelumnya, rumah Nenek Elina yang berada di Dukuh Kuwukan No. 27 RT.005, RW.006, Kelurahan Lontar, Kecamatan Sambikerep, Kota Surabaya itu diduga dibongkar paksa karena diklaim oleh seseorang bernama Samuel.Sebelum dibongkar, Elina dipaksa keluar oleh pihak Samuel.  Video saat Nenek Elina keluar pun viral di media sosial.Atas kejadian tersebut, Elina melaporkan ke Polda Jatim melalui nomor LP: LP/B/1546/X/2025/SPKT/POLDA JAWA TIMUR tanggal 29 Oktober 2025 dengan dugaan tindak pidana pengerusakan UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP sebagaimana dimaksud dalam Pasal 170 KUHP.Baca juga: Kantornya Digrebek Imbas Pengusiran Nenek Elina, Ormas Madas: Serahkan ke Proses Hukum, Jangan TerprovokasiKemudian, Elina didampingi kuasa hukum Wellem Mintarja dan kerabat mendatangi Ditreskrimum Polda Jatim pada Minggu untuk menjalani pemeriksaan.Selama pemeriksaan, Elina mengaku ditanya tim penyidik soal hubungannya dengan Samuel dan Yasin (pihak terlapor), serta kronologi saat kejadian dugaan pengusiran."Ya itu Samuel sama Yasin, saya diangkat-angkat mau ambil tas gak boleh suruh keluar," kata Elina kepada awak media di Mapolda Jatim, Minggu.Saat kejadian, Elina menanyakan dan meminta Samuel untuk menunjukkan bukti surat kepemilikan.Baca juga: Bantah Terlibat Pengusiran Nenek Elina, Ormas Madas: Pak Armuji Mem-framing, Itu BohongTetapi Elina mengaku, Samuel tak pernah menunjukkan surat tersebut."Terus ditanyain surat katanya dia menyerahkan surat tapi saya gak lihat suratnya. Nyatanya Samuel yang tidak memperlihatkan suratnya. Saya tanya, ‘mana suratnya?’ diam, terus jalan pergi," ucap Elina.Selain itu, Elina juga ditanya oleh tim penyidik, asal muasal rombongan yang dibawa Samuel dan Yasin saat melakukan pengusiran."Itu tadi Yasin dari rombongan apa itu, pakai baju merah tulisan Madas Malika. Itu yang nyuruh ngangkat saya keluar ndak boleh masuk ke dalam, terus saya diangkat orang empat, kaki dua tangan dua. Ya, saya lawan. Terus itu tapi dia membawa saya sampai agak luar terus baru diturunkan," terangnya.Sementara itu, kuasa hukum Elina, Wellem Mintarja mengatakan tidak hanya Elina yang diperiksa Polda Jatim, tetapi juga tiga saksi lainnya, yang merupakan kerabat Elina."Yang diperiksa empat orang, Bu Elina, Pak Iwan, Bu Joni, Bu Maria, Bu Musrimah. Jadi penghuni rumah tersebut. Kalau Bu Joni kebetulan kerabat Bu Elina," jelas Wellem.


(prf/ega)