Petrosea (PTRO) Gaspol di Kapuas, Realisasi Overburden Tembus 7,2 Juta BCM

2026-01-17 06:38:53
Petrosea (PTRO) Gaspol di Kapuas, Realisasi Overburden Tembus 7,2 Juta BCM
JAKARTA, -Proyek jasa pertambangan PT Petrosea Tbk terus melaju sepanjang 2025. Hingga akhir tahun, realisasi pengupasan dan pemindahan lapisan penutup mencapai lebih dari 7,2 juta bank cubic meter atau BCM. Capaian itu berasal dari proyek tambang batu bara di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.Proyek tersebut berjalan sejak 13 Agustus 2024. Pekerjaan masuk bagian kontrak jasa pertambangan Petrosea bersama PT Pasir Bara Prima, anak usaha PT Singaraja Putra Tbk. Kontrak dirancang berlangsung sepanjang usia tambang atau life of mine. Nilai kontrak diperkirakan sekitar Rp 17,4 triliun.Ruang lingkup pekerjaan mencakup pengupasan dan pemindahan lapisan penutup dengan estimasi total 234,9 juta BCM. Target produksi batu bara tercatat sekitar 26 juta ton sepanjang periode kontrak.Baca juga: Laba Petrosea (PTRO) Naik 141,87 Persen hingga Kuartal III-2025Presiden Direktur Petrosea Michael menilai capaian lebih dari 7,2 juta BCM di tahap awal proyek menunjukkan progres operasional yang solid. Kinerja tersebut sekaligus mencerminkan kapasitas eksekusi perseroan di lini jasa pertambangan.“Pencapaian ini menunjukkan kapabilitas Petrosea dalam mengelola proyek jasa pertambangan yang terintegrasi dengan pengelolaan infrastruktur jalan tambang secara berkelanjutan,” ujar Michael dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, Senin .Petrosea juga menegaskan komitmen memperkuat sinergi di dalam grup. Fokus diarahkan pada dukungan kinerja anak usaha pertambangan lain milik Singaraja Putra. Langkah itu sejalan dengan strategi pertumbuhan grup Petrindo yang tengah menyiapkan rencana akuisisi terhadap Singaraja Putra.“Ke depan, kami akan memastikan setiap langkah pengembangan, termasuk pengelolaan hauling road, dijalankan secara prudent dan sesuai dengan regulasi yang berlaku,” paparnya.Setelah menjadi pemegang saham pengendali, Petrindo secara konsolidasi akan menguasai portofolio konsesi tambang batu bara dengan total cadangan sekitar 378 juta ton. Cadangan tersebut mencakup batu bara termal dan metalurgi. Skala tersebut menempatkan Petrindo sebagai salah satu pemain besar tambang batu bara nasional.Baca juga: Emiten Milik Prajogo Pangestu PTRO Resmi Akuisisi Saham 60 Persen Perusahaan Asal Singapura Seiring perkembangan tambang, perusahaan patungan PT Lintas Kelola Bersama juga menyelesaikan pembangunan infrastruktur jalan tambang. Entitas ini dimiliki 51 persen oleh Petrosea dan 49 persen oleh PT Pasir Bara Prima. Lintas Kelola Bersama bertanggung jawab atas pengelolaan serta kepemilikan jalan tambang dan fasilitas pendukung.Jalan tambang memiliki total panjang sekitar 29,6 kilometer. Jalur tersebut terbagi dalam enam segmen. Seluruh pekerjaan konstruksi dikerjakan oleh Petrosea. Integrasi jasa pertambangan dan pembangunan infrastruktur menjadi kekuatan utama model bisnis perseroan.Rekam jejak Petrosea telah melampaui lima dekade. Perseroan beroperasi sebagai perusahaan multidisiplin. Layanan mencakup EPC, jasa pertambangan, EPCI migas lepas pantai, serta logistik. Aktivitas usaha menjangkau sektor pertambangan dan minyak gas di kawasan Asia Pasifik dan Oceania.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

YouTube menyediakan laman Family Center untuk membantu orangtua memantau penggunaan YouTube akun anak-anak mereka. Di laman itu, terdapat pilihan untuk menambahkan profil YouTube Kids dan akun YouTube anak remaja mereka, sebagai akun yang diawasi.Laman Family Center sering digunakan oleh orangtua dengan anak berusia di bawah 18 tahun. Di laman ini, ada pengingat Take a Break dan Bedtime yang sudah aktif secara otomatis untuk pengguna berusia di bawah 18 tahun.Pengingat Take a Break adalah notifikasi yang mengingatkan pengguna untuk beristirahat sejenak dari melihat layar HP, sedangkan Bedtime adalah notifikasi yang mengingatkan anak bahwa waktu tidur mereka akan tiba dan mereka harus bersiap-siap untuk beristirahat.Sebagai pelengkap dua hal tersebut, pada akhir tahun ini, YouTube berencana untuk memperluas fitur Shorts Daily Time Limit pada orangtua.Ayah dan ibu yang menggunakan akun yang memiliki akun yang akan diawasi, bisa secara proaktif menetapkan batas durasi menjelajah feed YouTube Shorts yang tidak bisa diabaikan.Ini merupakan tambahan dari hal lain yang sudah kami miliki yaitu pengingat 'Taking a Break' dan 'Bedtime', tutur Graham.Baca juga: Jangan Biasakan Anak Main HP Sebelum Tidur, Ini Dampaknya Dok. Freepik/Freepik Orangtua bisa gunakan fitur Shorts Daily Time Limit agar anak tidak lupa waktu menonton YouTube Shorts. Terkait fitur pembatasan durasi menjelajah feed YouTube Shorts, Graham mengatakan, hal ini bisa membantu anak memahami regulasi waktu penggunaan platform digital mereka.Jadi, ketika anak-anak scrolling Shorts, aplikasi akan 'menyundul' mereka (memberi notifikasi), yaitu intervensi kecil yang menurut pakar perkembangan anak penting dalam pengaturan diri anak-anak, tutur dia.Anak-anak tetap diizinkan untuk memegang kendali akan akun YouTube untuk mengakses feed YouTube Shorts, tapi mereka tidak akan lupa waktu seperti sebelumnya.Melalui fitur Shorts Daily Time Limit yang sudah diatur oleh orangtua, anak jadi paham bahwa mereka hanya boleh mengakses YouTube Shorts berapa lama, sehingga lambat laun sudah terbiasa dan dengan sendirinya bisa mengatur waktu mereka di YouTube.Baca juga: Jangan Biasakan Anak Makan Sambil Main HP, Ini Kata Psikolog

| 2026-01-17 05:34