Pemkot Depok Tanggung Biaya Operasi Istri yang Dianiaya Suami hingga Luka Parah

2026-01-12 00:16:58
Pemkot Depok Tanggung Biaya Operasi Istri yang Dianiaya Suami hingga Luka Parah
DEPOK, - Pemerintah Kota Depok menanggung biaya seluruh prosedur operasi serta perawatan rumah sakit yang dijalani AA (19), perempuan yang jadi korban penganiayaan suaminya, Rifqi Aditya (20).“Kami berkolaborasi dengan Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan sudah memfasilitasi pembiayaan korban di RSCM,” ucap Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Depok Nessi Annisa Handari saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa .Nessi mengaku prihatin dan menyesalkan kasus yang menimpa AA di rumahnya wilayah Bedahan, Sawangan, Depok, pada Selasa .Pihaknya juga telah mengunjungi korban di rumah sakit dan melihat kondisi AA yang masih menjalani perawatan intensif.Setelah korban diperbolehkan menjalani rawat jalan, Pemkot Depok akan memberikan pendampingan psikologis.“Dan jika dibutuhkan, kami juga akan melakukan pendampingan hukum bagi korban,” ujar Nessi.Sebelumnya, Rifqi Aditya ditetapkan sebagai tersangka kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap sang istri berinisial AA di Bedahan.Insiden bermula saat Rifqi hendak meminjam ponsel korban untuk bermain gim online. Saat itu, ponselnya sedang ditinggalkan untuk mengisi daya baterai.Namun, korban menolak meminjamkannya sehingga memicu cekcok antara keduanya.“Kemudian terjadilah beberapa kali tindakan kekerasan yang dilakukan oleh pelaku,” ungkap Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Made Budi, Senin .Berdasarkan pemeriksaan, Rifqi memukul wajah korban menggunakan tangan, melempar ponselnya ke wajah kiri hingga mata korban mengalami luka parah.Tak hanya itu, paha korban juga sempat diinjak pelaku.“Ketika pelemparan tersebut, korban dengan serta merta meringis kesakitan dan kemudian segera dilakukan penanganan lebih lanjut ke rumah sakit,” jelas Made.Rifqi mengaku baru pertama kali menganiaya korban setelah sebelumnya memang sudah sering cekcok terkait rumah tangga.Polisi juga menyebut pelaku terkonfirmasi positif ganja dan sabu saat menganiaya korban.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Dampak kecelakaan tersebut dinilai sangat fatal. Sebanyak 16 penumpang dinyatakan meninggal dunia. Rinciannya, 15 korban tewas di lokasi kejadian, sementara satu korban lainnya meninggal dunia saat menjalani perawatan medis di RSUD dr. Adhyatma MPH (Tugurejo), Kota Semarang.Selain korban meninggal, sebanyak 17 penumpang lainnya mengalami luka-luka. Dari jumlah tersebut, sembilan korban harus menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Adhyatma MPH (Tugurejo), Kota Semarang.Fakta lain yang terungkap dalam penyelidikan awal adalah latar belakang pengemudi bus. Sopir PO Cahaya Trans tersebut diketahui masih tergolong baru mengemudikan rute Bogor–Yogyakarta.Pengemudi baru dua kali melakukan perjalanan pulang-pergi pada rute tersebut dan kini telah diamankan pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dalam peristiwa kecelakaan maut di Tol Kota Semarang ini, pengemudi dilaporkan hanya mengalami luka ringan.Baca juga: Kecelakaan Bus di Tol Krapyak Semarang, Polisi Dalami Dugaan Sopir Minim Jam TerbangDok. SAR Semarang Kecelakaan maut terjadi di ruas simpang susun Exit Tol Krapyak Kota Semarang, Jawa Tengah terjadi pada Senin pukul 00.30 WIB dini hari. Salah satu korban selamat adalah kernet bus, Robi Sugianto (51), warga Bumiayu, Kabupaten Brebes.Robi mengalami patah tulang pada kaki kanan serta luka di bagian kepala. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kernet berada di bagian depan bus dan menyadari kendaraan tiba-tiba miring ke kanan sebelum akhirnya terguling dan menghantam pembatas jalan tol.Polda Jawa Tengah memastikan seluruh korban kecelakaan bus PO Cahaya Trans mendapatkan penanganan medis secara maksimal dan profesional.Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan tunggal di Simpang Susun Krapyak tersebut masih dalam proses penyelidikan dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemeriksaan kondisi kendaraan, kontur dan kondisi jalan, hingga faktor pengemudi.Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Penampakan Bus Maut Kecelakaan di Tol Krapyak Semarang Akibatkan 16 Orang Meninggal

| 2026-01-11 22:59