SEMARANG, – Sekretaris Daerah Jawa Tengah Sumarno menanggapi video yang memperlihatkan sejumlah orang berzikir di pelataran Candi Prambanan viral di media sosial.Kendati belum mengetahui secara detail kronologi kejadiannya, dia menyoroti sikap wisatawan yang mestinya dapat menempatkan diri sesuai tempat dan situasi atau yang disebut ‘empan papan’ dalam istilah Jawa.“Saya belum tahu secara detail ya. Sebetulnya kan aktivitas-aktivitas kayak gitu kan harus kalau orang Jawa empan papan ya berarti. Tapi saya belum belum tahu secara detail,” tutur Sumarno, Selasa, .Baca juga: Viral Video Zikir di Candi Prambanan, Pengelola Angkat BicaraDia mengimbau agar wisatawan local maupun mancanegara menunjukkan sikap toleransi, khususnya saat berkunjung ke destinasi wisata religi seperti candi atau makam.“(Imbauana) Iya, sebenarnya kan kita lebih mengedepankan masalah toleransi ya,” ucapnya.Dia tak memungkiri terkadang muncul ide tak terduga dari masyarakat di berbagai situasi. Namun dia menegaskan agar semuanya mengedepankan toleransi agar tindakan yang dilakukan tidak mengganggu umat beragama lainnya.“Tentu saja itu yang kami harapkan dari masyarakat. Kadang orang punya ide macam-macam, lah itulah kami berharap toleransilah yang dikedepankan,” imbaunya.Baca juga: 170.000 Pengunjung Ditargetkan Kunjungi Candi Prambanan Saat Libur Nataru, Ada Denny CaknanSebelumnya video tersebut diunggah di media sosial Instagram akun @_thinksmart.id.Dalam video yang diunggah, tampak beberapa pria duduk bersila di pelataran Candi Prambanan.Mereka duduk menghadap ke bangunan candi sembari melaksanakan zikir bersama-sama.PT Taman Wisata Candi (PT TWC) sebagai pengelola angkat bicara terkait dengan hal tersebut."Kami mohon maaf atas terjadinya peristiwa dan ketidaknyamanan yang muncul akibat peristiwa ini," ujar Corporate Secretary InJourney Destination Management, Destantiana Nurina dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin .Baca juga: Jasamarga Targetkan Tol Prambanan-Purwomartani Siap untuk Lebaran 2026Destantiana Nurina menyampaikan, PT Taman Wisata Candi bersama dengan Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X akan meningkatkan pengawasan terhadap perilaku dan aktivitas wisatawan sesuai dengan norma, kaidah, dan nilai-nilai luhur Candi Prambanan yang bercorak situs cagar budaya Hindu terbesar di Indonesia.Di dalam keterangan tertulis disebutkan kejadian tersebut berlangsung di sisi utara Candi Siwa pada 25 Desember 2025 pukul 11.00 WIB.Rombongan berjumlah sekitar 11 orang yang berasal dari Semarang, Jawa Tengah."Polisi Khusus (Polsus) Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X telah memperingatkan kepada rombongan yang melakukan zikir di Candi Prambanan," ucapnya.
(prf/ega)
Viral Rombongan Zikir di Candi Prambanan, Sekda Jateng: Kita Harus Utamakan Toleransi
2026-01-12 04:20:25
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 04:41
| 2026-01-12 02:59
| 2026-01-12 02:57
| 2026-01-12 02:19
| 2026-01-12 02:15










































