Video Viral Siswa SMA Diduga Dirundung Kakak Kelas di Indramayu

2026-01-12 03:56:54
Video Viral Siswa SMA Diduga Dirundung Kakak Kelas di Indramayu
INDRAMAYU, - Sebuah video yang menunjukkan dugaan aksi perundungan oleh kakak kelas di SMA Negeri 1 Losarang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, beredar luas di berbagai grup WhatsApp.Video berdurasi 18 detik tersebut memicu gelombang keprihatinan di kalangan masyarakat.Dalam video tersebut, seorang anak laki-laki yang mengenakan kaus olahraga dan celana panjang terlihat menjadi sasaran perundungan oleh sejumlah kakak kelasnya.Tangan anak tersebut diikat ke belakang, sementara kakinya diikat pada sebuah meja. Pelaku perundungan bahkan mengalungkan kalung sandal pada leher korban.Baca juga: Leher dan Kepala Patung Bung Karno Miring di Alun-alun Indramayu, Lucky Hakim: Akan Diperbaiki SenimannyaIronisnya, beberapa siswa yang hadir dalam video bukannya menolong, melainkan turut merundung korban. Salah satu di antaranya terlihat tertawa lepas saat korban berusaha melepaskan diri.Camat Losarang, Encep RS, membenarkan kejadian tersebut.Ia menjelaskan, Forkopimcam Losarang bersama pihak sekolah segera melakukan penyelidikan terkait kasus ini."Kita juga melakukan mediasi hari ini dan berharap upaya ini bisa menghasilkan solusi yang terbaik untuk semua pihak," kata Encep saat ditemui di SMA Negeri 1 Losarang, Kamis .Baca juga: Kisah Warji dan Rumah Tuanya yang Bertahan di Tengah Banjir Berulang di IndramayuEncep menyampaikan, pihaknya belum dapat memberikan penjelasan lebih detail mengenai kejadian tersebut, karena masih menunggu hasil klarifikasi dan mediasi.Meski demikian, ia mengecam keras tindakan perundungan dalam bentuk apapun.Upaya pencegahan perundungan telah dilakukan sebelumnya, dan kejadian ini akan menjadi bahan evaluasi agar insiden serupa tidak terulang di masa mendatang."Kami juga mengimbau bahwa kita semua harus saling menjaga. Senior harus bisa menjaga juniornya, bukan justru mem-bully juniornya," tambah Encep.Kapolsek Losarang, AKP Hendro Ruhanda, juga menegaskan bahwa pihak kepolisian akan memfasilitasi semua pihak yang terlibat untuk melakukan mediasi.Mediasi ini melibatkan pihak sekolah serta pemerintah kecamatan untuk mencari solusi terbaik bagi semua pihak."Kami sifatnya memfasilitasi dan mencari solusi terbaik untuk semua pihak," ujar Hendro.


(prf/ega)