Kondisi 178 Pendaki yang Sempat Terjebak di Ranu Kumbolo Saat Semeru Erupsi

2026-01-15 02:13:59
Kondisi 178 Pendaki yang Sempat Terjebak di Ranu Kumbolo Saat Semeru Erupsi
Gunung Semeru kembali meletus dahsyat dengan memuntahkan guguran awan panas. Di tengah situasi tersebut, sebanyak 178 orang pendaki sempat terjebak di Ranu Kumbolo. Bagaimana kondisi mereka?Sukaryo, yang akrab dipanggil Cak Yo, relawan Sahabat Volunteer Semeru (Saver), menjelaskan kondisi di lokasi saat erupsi terjadi. Menurut Cak Yo, pendakian pada hari itu sempat dibuka sejak pagi. Pendaki pertama baru sampai di Ranu Kumbolo pada Rabu (19/11/2025), pukul 19.00-20.00 WIB.Meski Gunung Semeru sudah menunjukkan aktivitas, radius aman masih berada di kisaran 5-8 kilometer. Namun, saat status Gunung Semeru naik menjadi Awas, pihaknya bersama relawan langsung memastikan kondisi di Ranu Kumbolo tetap aman dan tidak terdampak erupsi."Iya, jadi kemarin kan pendakian masih dibuka dari pagi, jadi mereka perjalanan pendaki pertama datang jam 16.00 WIB. Malam baru sampai di Ranu Kumbolo. Kamu dapat berita itu (erupsi dan status naik) dari vulkanologi," katanya dilansir detikJatim, Kamis (20/11/2025).Menurut Cak Yo, semua pendaki yang sempat terjebak di Ranu Kumbolo berada dalam kondisi aman, dan tidak terkena awan panas, karena arah guguran awan panas Semeru mengarah ke Gladak Perak. Sehingga Ranu Kumbolo relatif aman tanpa abu vulkanik."Awan panasnya ke Gladak Perak. Nggak ada abu vulkanik di Ranu Kumbolo. Kalau di Ranu Kumbolo kondisinya sedikit berkabut, ini sudah clear, saya akan memastikan saya yang terakhir turun, dan sudah tidak ada pendaki di sini," terangnya.Sebelumnya, Kepala Bagian Tata Usaha Balai Besar TNBTS Septi Eka Wardhani menyebut total pendaki yang terjebak di Ranu Kumbolo berjumlah 178 orang. Pihaknya pun terus berkoordinasi dengan Pendamping Pendakian Gunung Semeru Terdaftar (PPGST) terkait keberadaan ratusan orang tersebut.Baca berita selengkapnya di sini. Tonton juga video "Gunung Semeru Erupsi, 178 Pendaki Terjebak di Ranu Kumbolo"[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Dampak kecelakaan tersebut dinilai sangat fatal. Sebanyak 16 penumpang dinyatakan meninggal dunia. Rinciannya, 15 korban tewas di lokasi kejadian, sementara satu korban lainnya meninggal dunia saat menjalani perawatan medis di RSUD dr. Adhyatma MPH (Tugurejo), Kota Semarang.Selain korban meninggal, sebanyak 17 penumpang lainnya mengalami luka-luka. Dari jumlah tersebut, sembilan korban harus menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Adhyatma MPH (Tugurejo), Kota Semarang.Fakta lain yang terungkap dalam penyelidikan awal adalah latar belakang pengemudi bus. Sopir PO Cahaya Trans tersebut diketahui masih tergolong baru mengemudikan rute Bogor–Yogyakarta.Pengemudi baru dua kali melakukan perjalanan pulang-pergi pada rute tersebut dan kini telah diamankan pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dalam peristiwa kecelakaan maut di Tol Kota Semarang ini, pengemudi dilaporkan hanya mengalami luka ringan.Baca juga: Kecelakaan Bus di Tol Krapyak Semarang, Polisi Dalami Dugaan Sopir Minim Jam TerbangDok. SAR Semarang Kecelakaan maut terjadi di ruas simpang susun Exit Tol Krapyak Kota Semarang, Jawa Tengah terjadi pada Senin pukul 00.30 WIB dini hari. Salah satu korban selamat adalah kernet bus, Robi Sugianto (51), warga Bumiayu, Kabupaten Brebes.Robi mengalami patah tulang pada kaki kanan serta luka di bagian kepala. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kernet berada di bagian depan bus dan menyadari kendaraan tiba-tiba miring ke kanan sebelum akhirnya terguling dan menghantam pembatas jalan tol.Polda Jawa Tengah memastikan seluruh korban kecelakaan bus PO Cahaya Trans mendapatkan penanganan medis secara maksimal dan profesional.Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan tunggal di Simpang Susun Krapyak tersebut masih dalam proses penyelidikan dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemeriksaan kondisi kendaraan, kontur dan kondisi jalan, hingga faktor pengemudi.Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Penampakan Bus Maut Kecelakaan di Tol Krapyak Semarang Akibatkan 16 Orang Meninggal

| 2026-01-15 00:56