Detik-detik Tabrakan Beruntun Trailer di Jakut Berujung Sopir Bajaj Terjepit

2026-01-16 03:29:22
Detik-detik Tabrakan Beruntun Trailer di Jakut Berujung Sopir Bajaj Terjepit
Empat kendaraan terlibat kecelakaan beruntun di Jalan Akses Marunda, tepatnya di turunan jembatan dekat Rusun Cilincing arah Barat, Jakarta Utara. Seorang sopir bajaj terjepit hingga terluka dalam insiden kecelakaan tersebut.Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani mengatakan peristiwa terjadi pada Senin (29/12) sekitar pukul 17.30 WIB. Kecelakaan melibatkan dua unit truk trailer, satu unit truk wing box, dan satu unit kendaraan Bajaj.Ojo menjelaskan, mulanya truk trailer dengan nomor polisi B-9182-JIN yang dikemudikan oleh Cahyono (34) melaju dari arah Timur menuju Barat. Saat berada di turunan jembatan Rusun Cilincing, truk tersebut menabrak kendaraan Bajaj yang dikemudikan oleh Panji Kuswara (52) yang berada di depannya."Bajaj terdorong ke depan menabrak kendaraan trailer B-9611-UIY yang dikemudikan oleh Tohani, terdorong ke depan menabrak kendaraan wing boks B-9304-JEU pengemudi Guntur," kata Ojo dalam keterangannya, Selasa (30/12/2025)Pengemudi Bajaj, Panji Kuswara, menjadi korban dalam kecelakaan ini. Warga Rusunawa Marunda tersebut dilaporkan sempat terjepit di dalam kabin kendaraannya yang ringsek."Korban mengalami luka sobek pada bagian pelipis mata kiri, luka sobek di pipi kiri, serta lecet pada kaki kiri. Saat ini korban sudah dievakuasi dan menjalani perawatan medis di RSUD Koja," ujarnya.Selain itu, kecelakaan mengakibatkan kendaraan Bajaj rusak berat pada bagian depan, sementara tiga truk lainnya mengalami kerusakan berupa penyok dan baret pada bagian bemper serta bodi depan.Ojo menyebut pihak kepolisian sudah mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya unit kendaraan Bajaj, truk trailer, serta STNK dari kendaraan yang terlibat kecelakaan.Belum diketahui penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh Unit Laka Lantas wilayah Jakarta Utara. Polisi mengimbau agar pengendara selalu meningkatkan kewaspadaan saat berlalu lintas di jalan raya.Simak juga Video: 9 Kendaraan Tabrakan Beruntun di Tol Cipularang Arah Jakarta[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

“Fitur ini dapat memberi kendali kepada pengguna untuk menetapkan batas waktu menonton Shorts. Intervensi kecil seperti ini penting untuk membantu anak dan remaja belajar mengatur diri, jelas Graham.Pantauan KompasTekno, area Mental Health Shelf dan fitur pembatasan Shorts memang sudah bisa dijajal di Indonesia.Seperti disebutkan di atas, rak Mental Health Shelf yang dilabeli From health sources akan muncul ketika pengguna memasukkan kata kunci yang berkaitan dengan penyakit mental.Baca juga: MTV Tutup Lima Channel Musik Akhir 2025, Tergeser YouTube dan Medsos?Sementara fitur pembatasan YouTube Shorts bisa diakses melalui menu pengaturan, tepatnya Settings > Time management > dan Shorts feed limit./Bill Clinten Fitur pembatasan waktu menonton Shorts yang baru dirilis YouTube di Indonesia.Country Head YouTube Indonesia, Suwandi Widjaja mengatakan kedua fitur ini merupakan komitmen YouTube untuk membantu remaja Indonesia membangun kebiasaan digital yang lebih sehat serta mengakses informasi yang lebih bertanggung jawab.Di Indonesia, Suwandi menyebut kesehatan mental remaja akan menjadi salah satu fokus dan perhatian YouTube di Indonesia.“Kami sangat serius dengan komitmen kami soal kesehatan mental, dan ini akan menjadi topik yang akan terus menjadi fokus YouTube ke depannya,” kata Suwandi./Bill Clinten Country Head YouTube Indonesia, Suwandi Widjaja dalam acara Beranda Jiwa di kantor Google Indonesia di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Kamis .Meski jadi fokus YouTube di masa depan, Suwandi menambahkan bahwa dukungan kreator dan pakar menjadi elemen penting agar komitmen ini juga bisa dijalankan dengan baik.Baca juga: YouTube Sulap Video Burik Lawas Jadi Bening dengan AI“Kami membutuhkan bantuan dan kerja sama untuk melanjutkan komitmen kami dan program terkait kesehatan mental di masa depan, sekaligus memperluas jangkauannya,” pungkas Suwandi.

| 2026-01-16 02:50