MAKASSAR, - Warga Tallo mengaku trauma dan tidak berani kembali ke rumah mereka setelah tawuran yang terjadi kembali memicu kebakaran belasan rumah dan menyebabkan satu orang meninggal dunia.Pemerintah Kota Makassar kembali mempertemukan warga Kecamatan Tallo yang terlibat konflik dalam pertemuan di SMK 5 Makassar, Kamis ."Masyarakat yang ada di RW5 itu, sudah trauma sekali. Tidak ada yang masuk di rumahnya," kata warga Tallo, Bu Atik, kepada wartawan usai mengikuti pertemuan.Baca juga: Warga Tallo Usul Solusi Hentikan Tawuran: Buka Lapangan Kerja hingga Program “Barak Militer”Ia menjelaskan bahwa warga masih menerima informasi mengenai dugaan rencana penyerangan ulang dari kelompok lain."Karena adanya lagi mau membakar. Kenapa bilang masih? Karena itu buktinya ada yang membawa bom molotov yang didapat satu orang itu. Masih ada di situ (bom molotov)," ungkapnya.Saat kebakaran terjadi, aparat keamanan mendapati seorang warga membawa bom molotov dan diduga akan menggunakannya untuk membakar rumah warga."Waktu malam kejadian, kebakaran kedua. Terus malamnya itu, ada lagi yang lompat (di pembatas lokasi bentrok) untung ada TNI yang lihat. Terus yang satu itu didapat, sudah dia bawa bom molotov," jelasnya.Selain bom molotov, aparat juga menemukan busur (senjata tajam) dan narkotika jenis sabu."Dari pagi dia suruh ambil, tolong diambil ini. Tapi sampai sekarang belum ada yang ambil. Yang didapatkan itu bom molotov, busur, ada juga sabunya," bebernya."Saya berbicara dengan fakta. Kalau tidak berbicara dengan fakta, saya juga takut," lanjutnya.Pemerintah Kota Makassar telah beberapa kali mempertemukan warga yang berkonflik. Namun, menurut warga, pertemuan tanpa tindakan tegas tidak akan menyelesaikan masalah."Ini sudah dua kali (pertemuan). Tidak ada artinya kalau tidak ditindak lanjuti dengan tegas. Kalau kita begitu, buang-buang saja anggaran yang habis," ujarnya.Ia berharap pelaku tawuran dan pembakaran rumah segera diproses tanpa pandang bulu."Jangan ada yang di tebang pilih. Kalau salah, ya salah. Jangan bilang ada uang keluar," katanya.Seorang warga Tallo sebelumnya meninggal diduga akibat terkena tembakan senapan angin. Warga mempertanyakan asal senjata tersebut.
(prf/ega)
Dugaan Bekingan Senapan Angin di Balik Tawuran Tallo, Warga Pertanyakan Pelaku
2026-01-11 03:31:32
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 04:00
| 2026-01-11 03:18
| 2026-01-11 02:56
| 2026-01-11 02:32










































