Pertamina Gelar Operasi Pasar LPG 3 Kg, Jadi Penopang Aktivitas Ekonomi Aceh

2026-01-11 23:04:53
Pertamina Gelar Operasi Pasar LPG 3 Kg, Jadi Penopang Aktivitas Ekonomi Aceh
BANDA ACEH, — Operasi pasar LPG 3 Kg di sejumlah wilayah Aceh menjadi penopang aktivitas ekonomi rumah tangga pascabencana. Upaya ini dilakukan pemerintah daerah bersama PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) untuk menjaga ketersediaan energi agar kegiatan masyarakat tetap berjalan.Operasi pasar tersebut berlangsung pada 6–15 Desember 2025 dengan total penyaluran 14.560 tabung LPG 3 Kg. Penyaluran dilakukan bertahap, masing-masing 7.200 tabung di Kota Banda Aceh dan 7.360 tabung di Kabupaten Aceh Besar, menyesuaikan kondisi lapangan serta kebutuhan masyarakat.Sinergi pemerintah daerah dan Pertamina Patra Niaga ini ditujukan untuk memastikan LPG 3 Kg tetap dapat diakses dengan harga sesuai ketentuan, terutama di wilayah yang terdampak bencana alam. Ketersediaan energi dinilai penting untuk menjaga kelancaran aktivitas rumah tangga dan ekonomi skala kecil.Baca juga: Tekan Lonjakan Harga Elpiji, Pertamina Bakal Operasi Pasar di AcehWakil Wali Kota Banda Aceh Afdhal Khalilullah mengapresiasi langkah tersebut.“Kami mengapresiasi sinergi antara Pemerintah Daerah dan Pertamina Patra Niaga dalam menghadirkan operasi pasar LPG 3 Kg ini. Langkah ini sangat membantu masyarakat Banda Aceh pascabencana, terutama untuk memastikan kebutuhan LPG rumah tangga tetap terpenuhi,” ujar Afdhal, dikutip dari keterangan pers PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), Senin .Dari sisi warga, keberadaan operasi pasar dirasakan langsung dampaknya. Ani, seorang guru taman kanak-kanak di Banda Aceh, mengatakan pasokan LPG sempat sulit diperoleh setelah bencana.“Alhamdulillah, operasi pasar ini sangat membantu kami. Setelah bencana kemarin, LPG cukup sulit didapat. Sekarang kami bisa membeli LPG 3 Kg dengan harga sesuai ketentuan untuk kebutuhan sehari-hari,” ungkapnya.Baca juga: Jalur Terputus, Pertamina Alihkan Distribusi LPG Aceh via Laut dan UdaraHal serupa disampaikan Nurhayati, ibu rumah tangga di Banda Aceh. Ia menilai kepastian pasokan membuat warga lebih tenang.“Dengan adanya operasi pasar ini, kami merasa lebih tenang. Setidaknya kebutuhan memasak di rumah bisa tetap terpenuhi tanpa harus mencari ke banyak tempat,” ujarnya.Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Fahrougi Andriani Sumampouw menegaskan, operasi pasar menjadi bagian dari komitmen perusahaan mendukung pemulihan pascabencana.“Pertamina Patra Niaga berkomitmen mendukung pemulihan pascabencana di Aceh melalui berbagai langkah, salah satunya dengan pelaksanaan operasi pasar LPG 3 Kg. Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan agar penyaluran LPG bersubsidi dapat berjalan lancar, tepat sasaran, dan sesuai ketentuan,” jelas Fahrougi.Sebelumnya, pasokan LPG ke Banda Aceh sempat menghadapi tantangan akibat terputusnya jalur darat dari Lhokseumawe menuju Banda Aceh pascabencana. Untuk menjaga kelancaran distribusi, Pertamina Patra Niaga mengalihkan penyaluran melalui jalur laut menggunakan kapal Ro-Ro, menyesuaikan skema distribusi alternatif, serta mengoptimalkan dukungan sarana distribusi dari wilayah lain.Pertamina Patra Niaga mengimbau masyarakat tetap tenang dan membeli LPG 3 Kg sesuai kebutuhan agar distribusi dapat berjalan merata.Baca juga: HUT ke-68, Pertamina Kirim 144 Tabung LPG ke Aceh Terdampak Bencana


(prf/ega)