SOLO, — Ketua DPRD Solo, Budi Prasetyo, turut menyantap bakso di warung Bakso Remaja Gading, Jalan Veteran, Kelurahan Joyosuran, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, Jawa Tengah, Sabtu .Warung tersebut sebelumnya sempat tutup beberapa hari akibat isu penggunaan bahan non-halal, namun buka kembali setelah hasil uji lab keluar dan dipastikan kehalalannya.Budi mengatakan kunjungan itu dilakukan bersama Plt Ketua DPC PDI-P Solo Teguh Prakosa dan Ketua Fraksi PDI-P DPRD Solo, YF Sukasno, usai menghadiri takziah salah satu kader."Jadi kita setelah ada kegiatan takziah salah satu kader yang meninggal di Gajahan, tadi Pak Teguh dan Pak Kasno, Ketua Fraksi mengajak teman-teman untuk sekalian makan siang (bakso Remaja Gading)," kata Budi saat dikonfirmasi melalui telepon, Sabtu.Baca juga: Bakso Remaja Gading Solo Buka Lagi Usai Dinyatakan Negatif Bahan Non-Halal, Langsung Diserbu WargaBudi menjelaskan alasan makan siang di warung bakso tersebut adalah untuk meyakinkan masyarakat bahwa kuliner tersebut halal serta mengembalikan citra positif warung.Ia juga mengingatkan agar Pemkot Solo lebih berhati-hati dalam memberi label halal atau tidak saat melakukan monitoring usaha kuliner."Iya betul. Jadi kita punya rasa tanggung jawab juga berkaitan dengan berita yang viral di media itu, walaupun sebenarnya memang perlu kehati-hatian untuk Pemkot ke depannya," ujar Budi.Baca juga: Tegaskan Bakso Remaja Gading Halal, Wali Kota Solo Minta MaafMenurutnya, dokumen berita acara monitoring pelaku usaha kuliner yang belum teregister tidak seharusnya dipublikasikan untuk menghindari kejadian serupa."Karena ada hal yang memang sifatnya itu untuk konsumsi umum tetapi ada juga dalam rangka verifikasi, itu perlu diteliti terlebih dahulu," ungkap dia."Kalau kemudian belum selesai seperti kemarin itu, terus ada yang publish seperti itu kan ya kasihan," sambungnya.Sebelumnya, Bakso Remaja Gading dipastikan halal setelah hasil uji sampel bakso oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Solo keluar pada Selasa .Hasil laboratorium menunjukkan tidak ditemukan kandungan bahan non-halal.Temuan awal dugaan penggunaan bahan non-halal merupakan hasil monitoring rutin tim pangan Pemkot Solo di sejumlah warung makan.Baca juga: Bakso Remaja Gading Solo Dinyatakan Halal, Pemilik Dirugikan Isu Non-Halal ViralKepala Dispangtan Solo, Wahyu Kristina, menyebut warung bakso tersebut boleh beroperasi kembali setelah sempat ditutup sementara menunggu hasil pemeriksaan."Hasilnya negatif. Setelah ini (warung bakso Remaja Gading) boleh buka kembali," kata Ina, sapaan Wahyu Kristina, saat dihubungi wartawan, Selasa .Ina menambahkan, Pemkot Solo akan memberikan pendampingan kepada warung bakso tersebut untuk mengurus legalitas dan sertifikasi halal.“Tapi karena belum bersertifikat halal maupun kepengurusan legalitasnya belum, ini sekaligus ada pendampingan dari kami. Tim Kemenag untuk perolehan sertifikat halal,” ungkap dia.
(prf/ega)
Ketua DPRD Solo Santap Bakso Remaja Gading yang Sempat Diisukan Non-halal
2026-01-12 00:04:58
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 00:18
| 2026-01-11 23:37
| 2026-01-11 22:36
| 2026-01-11 22:33
| 2026-01-11 21:47










































