Ke Aceh Tamiang, AHY: Kondisi Sangat Parah, Hampir Semua Bangunan Hancur

2026-01-12 04:19:55
Ke Aceh Tamiang, AHY: Kondisi Sangat Parah, Hampir Semua Bangunan Hancur
ACEH TAMIANG, - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengunjungi Aceh Tamiang dan melihat langsung kondisi pascabanjir Sumatera di sana, Rabu .AHY mengakui kondisi di Aceh Tamiang sangat parah. Hampir semua struktur bangunan di sana rusak diterjang banjir bandang dan longsor. “Setelah melihat langsung kondisi di lapangan, memang sangat parah. Hampir semua struktur bangunan, baik milik masyarakat maupun milik pemerintah, hancur atau rusak berat akibat banjir besar dan longsor beberapa waktu lalu,” kata AHY berdasarkan siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis .Baca juga: Kapolda Aceh Ungkap Detik-detik Masuk Aceh Tamiang: Seperti Tsunami Kedua, 85 Anggota HilangDalam kunjungannya tersebut, selain memberikan bantuan, AHY melakukan pemetaan kerusakan infrastruktur dan dampak bencana lebih detail.AHY menyebutkan bahwa fokus pemerintah saat ini yakni penanganan darurat bencana secara cepat, efektif, dan terkoordinasi. Dia menegaskan pentingnya memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi.“Bantuan logistik seperti beras dan sembako, harus terus mengalir karena masyarakat sama sekali tidak memiliki daya untuk mencukupi kebutuhan harian,” ujarnya.AHY turut menyoroti pentingnya ketersediaan tenda, air bersih, layanan kesehatan, dan pemulihan aksesibilitas antardaerah.Dia berharap, balai-balai yang ada di bawah Kementerian Pekerjaan Umum bisa terus bekerja efektif dan taktis untuk membuka kembali akses yang terputus.“Antar kecamatan dan antardesa harus bisa tersambung kembali, karena banyak jalan putus dan jembatan hancur yang perlu segera diperbaiki,” ucap AHY.Baca juga: Qisthi Widyastuti, Hakim di Aceh Tamiang yang Ditolong Warga Binaan yang Divonisnya Dalam kunjungannya tersebut, AHY turut berdialog dengan Kepala Desa Lubuk Sidup, Ibrahim. AHY menyampaikan keprihatinannya atas akses yang terputus sehingga membuat banyak desa tak dapat dijangkau.Dampak akses yang putus tersebut, kata AHY, telah menghambat proses distribusi logistik untuk masyarakat terdampak."Kita ingin mendorong bantuan logistik, beras misalnya, termasuk air bersih, tetapi sulit karena masih sekitar satu setengah kilometer lagi dan seluruh jalurnya tertutup lumpur,” ucapnya.AHY mengaku telah memerintahkan percepatan pembukaan akses tersebut.Salah satu kerusakan infrastruktur terberat berada pada jembatan penghubung antarkabupaten yang rubuh tersapu banjir. Jembatan tersebut panjangnya sekitar 200 hingga 250 meter.“Jembatan ini menghubungkan bukan hanya dua desa atau dua kecamatan, melainkan juga dua kabupaten, Aceh Tamiang dan Aceh Timur. Dan sekarang jembatan ini hancur,” kata AHY. DOKUMENTASI/ Biro Data, Komunikasi, dan Informasi Publik Kemenko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengunjungi Aceh Tamiang pascabanjir Sumatera.


(prf/ega)